Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013

2013-05-08 08:51:25

SERANG, KOMPAS.com - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar ’Gebyar Hari Pendidikan Nasional 2013’ melalui berbagai perlombaan pendidikan bagi kalangan mahasiswa, di Serang, Selasa.

Gebyar Hardiknas FKIP Untirta 2013 tersebut diisi dengan berbagai kegiatan perlombaan yang diikuti kalangan pelajar dan mahasiswa sejumlah Perguruan Tinggi di Serang.

Diantara perlombaan tersebut yakni lomba daur ulang barang bekas menjadi media pembelajaran untuk tingkat mahasiswa se-Banten, pemilihan duta pendidikan, lomba cepat tepat tingkat SMP se-Banten, Bazar stand FKIP, Malam Anugerah Pendidikan serta seminar internasional.

Dosen FKIP Untirta Firman Venayaksa mengatakan seminar yang akan digelar Rabu (8/5) yakni terkait kualitas dan profesionalisme guru. Seminar yang bertema "Tantangan dan Peluang untuk Pendidikan yang Lebih Baik" menghadirkan pembicara dari Amerika Serikat Mark Heyward Phd (USA) Prof Dr Syawal Gultom (Kemendikbud), Abdul Rahman Reijerink (Australia).

"Kami menginginkan hari pendidikan nasional itu lebih semarak dan tidak hanya seremonial. Tentunya harus diisi dengan kegiatan yang memberikan makna terhadap kemajuan pendidikan," kata Firman, Selasa (7/5/2013).

Gebyar Hari Pendidikan Nasional 2013 tersebut digelar hingga 8 Mei 2013 tersebut bertema "Meningkatkan Kualitas dan Profesionalisme Pendidik dan Tenaga Kependidikan".

Dekan FKIP Untirta Suherman mengatakan pendidikan saat ini sedang dalam ’turbulensi’ tinggi, jika para pendidik dan tenaga kependidikan mampu menghadapinya dan memanfaatkan energi dari ’turbulensi’ itu, akan mendapatkan dorongan tenaga untuk menuju perubahan ke arah yang jauh lebih baik.

Tantangan yang besar tersebut diharapkan tidak menjadi beban berat, namun menjadi motivasi tambahan karena guru dan dosen saat ini telah mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

Dengan demikian, kata dia, tuntutan bagi tenaga pendidik dan kependidikan menjadi lebih besar, dan akan menjadi lebih mudah jika pendidik dan tenaga kependidikan tersebut mampu meningkatkan kualitas dan profesionalismenya.