Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

50 PT Akan Dapat Bantuan Alat Kesenian Lokal

2013-05-08 08:50:24

REPUBLIKA.CO.ID,SOLO--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memberikan bantuan peralatan kesenian dan pendukung aktivitas kesenian lokal untuk 50 universitas baik negeri maupun swasta pada 2013.

"Kami tunggu pengajuan dari universitas, silakan berlomba-lomba mengajukan. Bantuan ini bermaksudkan untuk membantu pengembangan kreativitas di bidang kesenian," kata Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Kacung Marijan kepada wartawan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa.

Ia mengatakan, pihaknya sudah mengajukan anggaran untuk program tersebut dalam APBN perubahan 2013. Diharapkan setiap universitas dapat bantuan sebesar Rp250 juta untuk pengadaan alat-alat kesenian dan upaya pelestarian kesenian lokal. "Saat ini sedang dirancang dan akan dinegoisasi dengan DPR," katanya.

Dikatakannya, Kemendikbud ingin menintegrasikan pelestarian kebudayaan lokal Indonesia dalam sistem pendidikan. Upaya ini dilakukan dengan memberikan bantuan dana kepada sekolah dan universitas untuk menyediakan alat-alat penunjang pendidikan kebudayaan lokal. "Misalnya, tahun lalu kami membantu sekolah-sekolah dengan memberikan bantuan peralatan kesenian," kata Kacung Marijan.

Ia mengatakan tahun lalu, pihaknya menyalurkan bantuan peralatan kesenian ke 2400 sekolah mulai TK, SD, SMP dan SMA / SMK. "Tahun ini kami tambah seribu sekolah yang akan menerima bantuan alat kesenian. Jadi total ada 3.400 sekolah," katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan merambah pengintegrasian kebudayaan dan pendidikan di tingkat universitas.

Ia mengatakan, dengan mengintegrasikan pelestarian kebudayaan dengan pendidikan tersebut diharapkan sekolah dan universitas sebagai pusat kebudayaan bisa berkembang. "Ini wujud upaya kami agar kebudayaan lokal bisa menjadi kebudayaan mainstream," katanya.

Dengan demikian dirinya berharap kelestarian kebudayaan lokal tidak tergerus kebudayaan asing.

Sementara itu, UNS Solo siap mengajukan proposal bantuan pelestarian kesenian tersebut ke Kemendikbud. "Sudah ada pembicaraan tadi dengan Pak Dirjen (Kebudayaan, Kacung Marijan). Proposalnya sudah disusun dan tinggal diajukan," kata Rektor UNS, Ravik Karsidi.

Rektor UNS mengatakan pihaknya akan mengupayakan penetrasi kebudayaan lokal dalam sistem pendidikan di antaranya melalui Institut Javanologi yang sudah ada di UNS.