Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

Uji Aktivitas Antioksidan Minyak Buah Merah (Pandanus conoideus LAM.) secara In Vitro dan In Vivo pada Tikus yang diberi Beban aktivitas Fisik maksimal
Abstrak

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MINYAK BUAH MERAH (Pandanus conoideus LAM.) SECARA in Vitro DAN In Vivo PADA TIKUS YANG DIBERI BEBAN AKTIVITAS FISIK MAKSIMAL

 

1Ni Made Dwi Sandhiutami, 2Ngatidjan, 2Erna Kristin

1 Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila 

2 Bagian Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada

Email: dwi_sandhiutami@yahoo.com

 

Abstract

 

Increasing oxygen consumption during intensive physical exercise may increase production of free radicals, and if it exceeds physiological capicity may cause oxidative stress as shown as chance of MDA level. Buah merah oil contains high betacarotene and tocopherol, as well as fatty acid such as oleic acid, linoleic acid, linolenic acid and decanoic acid. Tocopherol is major biological lipid-soluble antioxidant, protecting structures and function of cell membranes cause by free radical. The objective of the study was to know antioxidant activity in vitro and the effect of buah merah oil to MDA level in blood during maximum physical activity treatment. Antioxidant activity in vitro test was conducted using DPPH methode (2,2-diphenyl-1-picryl hydrazyl). Antioxidant activity in vivo test was done using 24 male Wistar rats in pre - post test control group design. The rats were grouped into 4 group. The control group was given destilated water and three treatment groups were given buah merah oil in the dose of 0,15 ml/kgBW; 0,3 ml/kgBW; 0,6 ml/kgBW for 10 days. Before buah merah oil was given, level of MDA was measured. Ten days later, the four group were given maximum physical activity mean of swimming until the sign of fatigue occurred (nearly drowned) and the blood was taken for blood MDA examination. In vitro, IC50 buah merah oil was 451,51 μg/ml. In vivo test, dosage 0,15 ml/kgBW could decrease MDA 5,22% Dosage 0,3 ml/kgBW could decrease MDA 11,96% and dosage 0,6 ml/kgBW could decrease MDA 8,19% . Buah merah oil showed antioxidant activity in vitro. In vivo experiment, all dosage of buah merah oil decreased blood MDA level but in the dose of 0,3 ml/kgBW decreased MDA level more than dose of 0,15 ml/kgBW and 0,6 ml/kgBW.

 

 

Key words: red fruit oil, antioxidant,DPPH, physical exercise, MDA

Penulis : NI MADE DWI SANDHIUTAMI, S.SI,M.KES.,APT [PDF File] didownload : 30 x

PENENTUAN JUMLAH FLAVONOID TOTAL EKSTRAK ETANOL DAUN BUAH MERAH (PANDANUS CONOIDEUS LAMK.) SECARA KOLORIMETRI KOMPLEMENTER
Abstrak

Secara empiris daun buah merah (Pandanus conoideus Lamk.) sangat berpotensi untuk dijadikan sediaan obat tradisional. Untuk itu perlu dikembangkan  metode standardisasi sediaan obat tradisional, salah satunya adalah dengan penetapan kadar salah satu kandungan senyawa marker. Dari penelitian sebelumnya diketahui bahwa daun buah merah (Pandanus conoideus Lamk.) memiliki kandungan senyawa flavonoid sehingga dapat dilakukan penentuan jumlah flavonoid total ekstrak etanol daun buah merah (Pandanus conoideus Lamk.) secara kolorimetri komplementer. Penentuan jumlah flavonoid total dilakukan dengan menjumlahkan kadar flavonoid yang ditentukan menggunakan dua metode yaitu metode alumunium klorida untuk menentukan golongan flavon dan flavonol dan metode 2,4dinitrofenilhidrazin untuk menentukan golongan flavanon dan flavanonol.

            Dari hasil penelitian didapatkan jumlah flavanon dan flavanonol lebih tinggi daripada flavonol dan flavon dengan jumlah flavonoid total 0,99±0,01 % b/b.

 

Keyword : daun buah merah (Pandanus conoideus Lamk.), flavonoid total, alumunium klorida, 2,4dinitrofenilhidrazin.

 

Penulis : YESI DESMIATY, S.Si, M.Si, Apt [PDF File] didownload : 110 x

UJI PENDAHULUAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BATANG MAJAMUJU (Cuscuta australis R.Br.) YANG BERASAL DARI INANG Acalypha siamensis Oliver. ex Gage DAN INANG Asystasia gangetica (L.) T. Anders
Abstrak

Tanaman majamuju (Cuscuta australis R.Br.) merupakan tanaman parasit dan hidup pada inangnya. Diketahui batang majamuju mengandung β dan γ karoten, α-karoten-5,6-epoksi dan turunan santofil yaitu taraksantin dan lutein, flavonoid, saponin, tanin, dan sterol/terpen. Berdasarkan kandungan kimianya, maka dilakukan  uji pendahuluan aktivitas antioksidan batang majamuju yang berasal dari dua inang  yaitu Acalypha siamensis Oliver. ex Gage dan inang Asystasia gangetica (L.) T. Anderson.

Metode pengujian adalah berdasarkan kemampuan ekstrak dalam meredam radikal bebas 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH) yang diukur menggunakan spektrofotometer  UV-Visible dan ditunjukkan dengan harga EC50 yaitu konsentrasi ekstrak efektif yang diperlukan untuk menurunkan 50% intensitas serapan DPPH.

Hasil penapisan fitokimia kedua ekstrak etanol menunjukkan adanya flavonoid, kuinon, polifenol, saponin, dan monoterpenoid-seskuiterpenoid. Proses ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol redestilasi. Hasil pengujian antioksidan pada kedua ekstrak etanol menunjukkan nilai EC50 berturut-turut adalah 33,21 µg/mL dan 150,98 µg/mL, sebagai pembanding digunakan kuersetin dengan  EC50 adalah 3,13 µg/mL. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa tanaman majamuju memiliki aktivitas antioksidan yang potensial dan batang majamuju yang berasal dari inang Acalypha siamensis memiliki aktivitas antioksidan yang jauh lebih besar dibandingkan yang berasal dari inang Asystasia gangetica.

 

 

Kata kunci : DPPH, antioksidan, Cuscuta australis, Acalypha siamensis, Asystasia gangetica

Penulis : YESI DESMIATY, S.Si, M.Si, Apt [PDF File] didownload : 63 x

THE COMPARISON OF TWO COLORIMETRIC METHODS FOR DETERMINATION OF TOTAL TANNIN IN Psidium guajava L. LEAVES BY FOLIN-CIOCALTEU’S AND 1,10-PHENANTHROLINE REAGENTS
Abstrak

Objectives: Tannin was important metabollite secondary in plants. So the analytical method of tannin have to validated as standard method. Psidium guajava L. leaf containing a lot of tannin, so it was use for this research.

Methods: Comparison parameters validation (linierity, LOD, LOQ, accuracy, and precission)  of colorimetry for determination tannin in Psidium guajava L leaf by 1,10 phenanthroline and Follin Ciocalteu’s reagents.

Results: Parameter validation for 1,10 phenanthroline and Follin Ciocalteu’s reagents respectively were : LOD 0.47µg/mL, 1.48µg/mL ; LOQ 1.57µg/mL, 4.94µg/mL; linierity 0.9994, 0.9993 ; accuracy as % recovery 87.85+3.79 %, 32.39+8.53 %, and precission as coefficient of variance 4.3%,26.42%.

Conclusion: Colorimetry method of total tanin in Psidium guajava L leaf by 1,10 phenanthroline reagent had better validation than Follin Ciocalteu’s reagent.

 

Keyword : Tannin, Psidium guajava L leaf, 1,10 phenanthroline, Follin Ciocalteu’s reagent, validation

Penulis : YESI DESMIATY, S.Si, M.Si, Apt [PDF File] didownload : 62 x

Isolation of Mesenchymal Stem Cells From Fat Tissue For Regenerative Medicine and Immunomodulation Therapy
Abstrak

Selain dari embrio, sumsum tulang dan darah tali pusat, sel punca dapat diisolasi dari jaringan lemak. Liposuction menghasilkan limbah lemak yang dapat diujicobakan menjadi sumber sel punca mesenkimal. Pada penelitian ini dilakulan isolasi sel punca asal lipoaspirat dengan cara menurut Zuk dan Caroline yang dimodifikasi sesuai dengan kondisi laboratorium. Usaha isolasi memberikan hasil identitas sel punca yang sesuai dengan ketentuan sel punca menurut Dominici. Identitas sel punca ditetapkan menggunakan antibodi berfluoresensi dan dideteksi dengan alat flowcytometer. Supernatan kultur sel punca dikumpulkan dan kadar enzim Indoleamine 2,3-dioksigenase di tetapkan menggunakan metode elisa. Dari hasil didapat bahwa sel punca yang dikultur dengan keberadaan IFN gamma menghasilkan kadar IDO yang tinggi. IDO berperan dalam menyebabkan sifat supresi sel imun. Sehingga dapat dikatakan bahwa sel punca hasil isolasi dari sumber lipoaspirat menunjukkan sifat imunosupresi diliaht dari kadar IDO yang terukur.

 

Penulis : DIAN RATIH L , Dr., M.Biomed., [PDF File] didownload : 42 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 Next >>