Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

Usulan Perbaikan Untuk Menurunkan Rusak Easy Tear Pada Kemasan Dus Susu Ibu Hamil
Abstrak

Penelitian dilakukan pada industri makanan dan minuman kesehatan yang salah satu produknya adalah susu ibu hamil. Berdasarkan data produksi diketahui total cacat kemasan dus susu ibu hamil sebesar 0,56%, sedangkan standar yang ditetapkan perusahaan maksimum sebesar 0,05%. Jenis cacat kemasan dus digolongkan menjadi empat jenis, yaitu rusak easy tear, terkena lem, ink jet coding tidak rapi, dan teljepit guide. Diagram pareto menunjukkan bahwa 81,82% cacat kemasan dus susu ibu hamil adalah jenis cacat rusak easy tear. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor penyebab dan dominan untuk selanjutkan akan dibuatkan usulan perbaikan. Metode yang digunakan adalah Fishbone Diagram, FMEA dan 5W1H. Hasil yang diperoleh, faktor penyebab kerusakan easy tear adalah man, machine, method, material. Faktor dominan kerusakan adalah man yaitu posisi jari packer yang kurang tepat saat proses penutupan dus, dengan nilai RPN 3290. Usulan perbaikan yang dapat dilakukan adalah menstandardisasikan proses penutupan dus, perbaikan Instruksi kerja dengan penambahan visualisasi bagaimana cara pengemasan dus susu ibu hamil yang baik dan benar.

 

Kata kunci: Easy tear, Fishbone Diagram, FMEA, 5WIH, RPN. 

Penulis : BAMBANG CAHYADI, ST., MT [PDF File] didownload : 207 x

Relationship Between Knowledge Management Process Capabilities and Supply Chain Relations Quality
Abstrak

It believes that firms must extract maximum value from the knowledge they possess, acquire or create in order to compete and survive. In other hand, developing close relationship between suppliers and customers are well encouraged in the literature because relationships in supply chain have shown inspiring changes. Considering dimensions of Knowledge Management Process Capabilities (KMPC) and Supply Chain Relationship Quality (SCRQ) to present a conceptual model for KMPC and SCRQ is targeted in this paper. So, the effective factors of KMPC and SCRQ are well identified by 289 questionnaires, distributed among SAIPA’s suppliers. Factor analysis and structural equation modeling (SEM) are used to discover the relation between KMPC and SCRQ. Based on our results, “Knowledge conversion” and “Knowledge protection” are fairly most important dimensions of KMPC. Also based on our results, in the SCRQ, “Adaptation”, “Cooperation” and “Trust” are fairly most important dimensions. Finally, the results demonstrate a significant and positive relationship between them in the supply chain of SAIPA Company.

Keywords: knowledge management process capabilities, supply chain relationship quality, structural equation modelling, SAIPA Company.

Penulis : GAMA HARTA NUGRAHA NUR RAHAYU, ST., MSc [PDF File] didownload : 261 x

The accuracy of solid model and rapid prototype of prostheses in comparison to the digital CT image data
Abstrak

Prostheses are a derivative of biomedical products that have important things, which are: a design, size and bio compatible material. To produce optimum prostheses, safe and comfortable use, it would require design a model that fits the size of the patient's anatomy. In this paper describes the accuracy of solid model and rapid prototype of prostheses in comparison to the digital CT image data. Where the main parameters used as the reference measurement is digital CT image data. The data were analyzed using a statistical method to get the standard deviation of the comparison parameters of the data obtained, so that it can be known how the accuracy of the measurement results of each data.

Penulis : Agri Suwandi, Dr., S.T., M.T. [PDF File] didownload : 186 x

Rancang Bangun Simulator Sistem Pengepakan Produk Berbasis Programmable Logic Control
Abstrak

Otomasi adalah teknologi yang terkait dengan aplikasi mesin, elektronik, sistem control dan komputer untuk dapat mengoperasikan dan mengendalikan proses produksi. Pada penerapannya, otomasi digunakan untuk mengurangi waktu proses manufaktur, kesalahan akibat operator dan penyimpanan. Salah satu bagian dari proses produksi adalah proses pengepakan yang merupakan rangkaian proses agar produk tersimpan dalam sebuah kemasan. Tulisan ini membahas rancang bangun simulator sistem pengepakan produk pada jalur produksi. Metode perancangan yang digunakan dalam rancang bangun ini adalah metode French. Perbandingan hasil waktu desain proses dan aktual proses, yaitu: 16,69 detik dan 18,01 detik. Terdapat perbedaan waktu sebesar 1,32 detik antara waktu desain proses dan waktu aktual proses. Perbedaan waktu tersebut dibandingkan terhadap delay yang ditetapkan pada program PLC, yaitu sebesar 1,5 detik. Tingkat keakurasian delay pada program sebesar 88% dan masih dalam kategori baik, sehingga bisa diaplikasikan pada simulator pengepakan ini.

 

 

Kata Kunci : PLC, Pengepakan, Otomasi, Simulator

Penulis : Agri Suwandi, Dr., S.T., M.T. [PDF File] didownload : 49 x

Application of Six Sigma and AHP in analysis of variable lead time calibration process instrumentation
Abstrak

Calibration of instrumentation equipment in the pharmaceutical industry is an important activity to determine the true value of a measurement. Preliminary studies indicated that occur lead-time calibration resulted in disruption of production and laboratory activities. This study aimed to analyze the causes of lead-time calibration. Several methods used in this study such as, Six Sigma in order to determine the capability process of the calibration instrumentation of equipment. Furthermore, the method of brainstorming, Pareto diagrams, and Fishbone diagrams were used to identify and analyze the problems. Then, the method of Hierarchy Analytical Process (AHP) was used to create a hierarchical structure and prioritize problems. The results showed that the value of DPMO around 40769.23 which was equivalent to the level of sigma in calibration equipment approximately 3,24σ. This indicated the need for improvements in the calibration process. Furthermore, the determination of problem-solving strategies Lead Time Calibration such as, shortens the schedule preventive maintenance, increase the number of instrument Calibrators, and train personnel. Test results on the consistency of the whole matrix of pairwise comparisons and consistency test showed the value of hierarchy the CR below 0.1.

Penulis : BAMBANG CAHYADI, ST., MT [PDF File] didownload : 35 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 Next >>