Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

The Influence of Mauludan Tradition on the Ritual Scape of Cirebon Cultural Landscape in Indonesia
Abstrak

M(a)uludan is a unique and well-organized annual tradition of Kraton (palace) Kanoman in Cirebon, Indonesia. The uniqueness of this tradition lies on its meaning and philosophy, which both encourage residents to gather at the palace every year. People from different areas inside and outside Cirebon, make a ritual trip along special route. In accordance with the concept of cultural landscape, where culture plays a role as an agent of change to the natural formation, it is worth observing the relationship between m(a)uludan traditions and cultural landscape of Kraton Kanoman, especially the spatial setting. This paper aims to describe the influence of m(a)uludan traditions on the formation of cultural landscape practice in Kraton Kanoman. Futhermore, as argued, the spatial setting formed in the landscape features reflects the nexus between socio-cultural layers and typo-morphological structure of Kraton Kanoman. The study unveils the formation of imaginary space assembled by the presence of the citizen of 31 villages in the area of the Kanoman. This ritual route to the Kraton Kanoman has been practiced for generations. They strongly believe that their presence and involvement could give them virtue, prosperity blessing, and also protection from misfortune. This paper will argue that the existence of imaginary ritualscape form has been created by the cultural event m(a)uludan.

 

 

Keyword: cultural landscape, Kraton Kanoman, m(a)uludan tradition, ritualscape

Penulis : DINI ROSMALIA, Dr., MSi., ST. [PDF File] didownload : 58 x

ANALISIS KEBISINGAN TERHADAP KARYAWAN DI LINGKUNGAN KERJA PADA BEBERAPA JENIS PERUSAHAAN
Abstrak

Gangguan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan di lingkungan pekerjaan telah menjadi perhatian para peneliti. Pemerintah memberikan aturan secara jelas mengenai ambang batas mengenai kebisingan di lingkungan kerja dalam kaitannya dengan pencegahan penyakit akibat kerja. Makalah ini menganalisa paparan kebisingan kerja dan penggunaan alat pelindung diri kebisingan pada beberapa industri yang berbeda di Jakarta. Kuesioner digunakan untuk menggali informasi pada responden yang dianggap berpotensi terpapar oleh kebisingan di lingkungan kerjanya. Responden dipilih secara acak yaitu 400 orang pekerja pada 3 lingkungan industri yang berbeda seperti permesinan, industri daur ulang biji plastik, dan industri konveksi. Studi menunjukkan bahwa industri permesinan memiliki tingkat kebisingan yang lebih tinggi, yaitu sekitar 97 dB, sedangkan industry pengolahan biji plastik sekitar 92 dB dan industry konveksi sekitar 65 dB.  Proporsi terbesar penggunaan APD  adalah wanita yaitu sekitar 75% sementara laki-laki hanya sekitar 65%. Sedangkan berdasarkan usia, diperoleh informasi bahwa usia responden 21-35 tahun merupakan pengguna APD terbesar yaitu sekitar 67.8% dan usia di atas 46 tahun menggunakan APD sekitar 37.2%. Para stakeholder mempunyai peranan yang cukup penting dalam upaya mereduksi potensi risiko yang dapat muncul dari paparan tingkat kebisingan pada lingkungan pekerjaan serta senantiasa memperhatikan faktor-faktor kesehatan dan keselamatan kerja (K3) karyawan.

Penulis : BAMBANG CAHYADI, ST., MT [PDF File] didownload : 100 x

Aplikasi Anaytical Hierarchy Process Pada Pemilihan Metode Analisis Zat Organik Dalam Air
Abstrak

Air merupakan salah satu produk pangan yang dianalisis di laboratorium kimia air dan lingkungan. Salah satu parameter yang dianalisis adalah zat organik. Banyaknya sampel yang masuk tidak sebanding dengan kemampuan analisis dapat menyebabkan keterlambatan hasil uji. Metode Analytical Hierarchy Process diaplikasikan untuk mengevaluasi metode analisis yang digunakan. Alternatif metode yang diuji meliputi metode titrimetri, spektrofotometri, dan total organic carbon (TOC). Responden terdiri dari deputi manajer teknis, koordinator laboratorium, dan dua orang analis senior. Alternatif hasil yang didapat adalah metode TOC. Usulan perbaikan metode analisis berdasarkan alternatif hasil yang didapat, yaitu metode TOC dengan waktu analisis 10-15 menit serta penggunaan CRM untuk validitas hasil analisis. Kata kunci: organic substance, analytical hierarchy process, titrimetric, spectrophotometry, total organic carbon.  

Penulis : BAMBANG CAHYADI, ST., MT [PDF File] didownload : 102 x

Analisa Jalur Pengiriman Barang Dengan Pendekatan Metode Penghematan Jarak di PT. PCU
Abstrak

Ketepatan pengiriman barang sesuai dengan jadwalnya merupakan salah satu faktor yang menjadi tolok ukur kepuasan pelanggan. PT. PCU adalah salah satu produsen helm motor yang memiliki area distribusi cukup luas. kendala yang dihadapi, sering terlambat datangnya barang ke pelanggan yang diakibatkan oleh pengaturan rute distribusi yang kurang baik oleh departemen distribusi perusahaan tersebut.

Penelitian ini dianalisa dengan menggunakan metode penghematan jarak/saving matrix yang mengabaikan tingkat kemacetan dari suatu rute distribusinya. pelanggan yang dijadikan objek penelitian sebanyak 10 dengan jarak yang berbeda-beda dan kapasitas kendaraan maksimal menampung 280 buah helm.

Hasil yang diperoleh, untuk melayani kesepuluh pelanggan tersebut, kendaraan melewati dua rute yang berbeda. Rute pertama, kendaraan melayani pelanggan H, G, F, E, C, B dengan total helm yang diangkut 273 dan rute kendaraan kedua melayani pelanggan A, J, I,D dengan total helm yang diangkut sebanyak 179 buah

 

 

kata kunci : saving matrix, distribusi

Penulis : BAMBANG CAHYADI, ST., MT [PDF File] didownload : 100 x

Application Analytyc Hierarchy Process (AHP) : A Case Study of E-Waste Management In Surabaya, Indonesia
Abstrak

Increasing the quantity of e-waste is a concern to all stakeholders in most countries in the globe. The paper explains the method of Analytic Hierarchy Process (AHP) is applied with Expert Choice software to choose some variables that influence the management of electronic waste in the city of Surabaya. There are five variables contained in the management of electronic waste such as: Technology, Financial, Environmental, Social and Methods. Questionnaires carried out to select the five variables. Replication and questionnaire design was modified from the World Bank and UNEP. Questionnaires were distributed to five key informants located in the city of Surabaya. The result using Expert Choice software shows the values of the preference variables electronics waste management in the city of Surabaya i.e. Technology = 0.095, Financial = 0.251, = 0.455 Environmental, Social = 0.154, Method = 0.046. The judgments were found to be consistent, precise and justifiable with narrow marginal inconsistency values. This paper also provides a thorough sensitivity analysis to express the confidence in the drawn conclusions. Keywords: E-waste, AHP, expert choice, sensitive analysis, Surabaya

Penulis : BAMBANG CAHYADI, ST., MT [PDF File] didownload : 101 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 Next >>