Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

Flavonoid Glycoside from the Ethyl Acetate Extract of Keladi Tikus Typhonium Flagelliforme (Lodd) Blume Leaves
Abstrak

A flavonoid glycoside has been isolated from keladi tikus (Typhonium flagelliforme (Lodd) Blume) leaves. Keladi tikus is a plant traditionally uses as anticancer. The ethyl acetate extract was isolated using Vacuum Liquid Chromatography, then fractionated with column chromatography and identified by UV-VIS, FTIR, LCMS-MS and 1H-NMR, 13C-NMR, 2D-NMR (HMQC, HMBC, DEPT and COSY). The result from the isolation of the ethyl acetate fraction T. flagelliforme (Lodd) Blume obtained 6-glucosyl apigenine namely isovitexin. Isovitexin has antioxidant activity (DPPH free radical scavenging) with IC50 34.39 µg/mL and cytotoxic activity using BSLT (LC50 15.84 µg/mL)    .  

 

Keywords :  Flavonoid glycoside, ethyl acetate, Typhonium flagelliforme, 

Penulis : YUNAHARA FARIDA , Dr [PDF File] didownload : 97 x

ANALISIS KELELAHAN PEKERJA PADA PERKAMPUNGAN INDUSTRI KECIL PENGGILINGAN CAKUNG JAKARTA TIMUR
Abstrak

                                                          ABSTRAKS                                                  

 

Pekerjaan yang dilakukan pada industry alas kaki dan kulit merupakan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi dan ketelitian, bersifat menetap, duduk terus menerus dan tidak berpindah-pindah (sendentary work). Waktu kerja disita oleh sejumlah perintah kerja yang harus dikerjakan dalam postur kerja tertentu (postural limitation) jenis pekerjaan ini menimbulkan stress pada kelompok otot rangka (musculoskeletal) dan menyebabkan kelelahan otot. Data primer yang akan dikumpulkan dengan melakukan pengukuran ditempat kerja sedangkan pengolahan dan analisa data dilakukan dengan pendekatan ilmu ergonomic, metode REBA (Rapid Entire Body Assessment) dan analisa static. Pengamatan akan dilakukan secara sampling dengan mengambil data dari pekerja wanita dan pria pada beberapa industry alas kaki dan kulit pada Perkampungan Industri Kecil Penggilingan Cakung Jakarta Timur. Pengamatan dilakukan sebelum (pretest) dan sesudah (posstest) penerapan ergonomic. Pengukuran kelelahan dilakukan dengan menggunakan instrument berupa kuesioner, Analisa Reba akan mengetahui tingkat (level) resiko kerja, postur dan posisi kerja yang ergonomis.

 

Kata kunci : kelelahan, ergonomic, Reba (Rapid Entire Body Assessment)

 

Penulis : SITI ROHANA NASUTION, Ir.MT [PDF File] didownload : 71 x

ANALISIS PENINGKATAN KUALITAS PADA OUTSOLE DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA
Abstrak

Abstrak

 

Masalah kualitas dalam suatu perusahaan khususnya pabrik manufaktur, haruslah menjadi prioritas utama dalam berproduksi. Karena kualitas suatu produk akan menjadi persaingan bisnis dengan perusahaan lain yang mengutamakan kualitas dalam hasil produksinya. Masalah kualitas tidak terlepas dari produk yang rusak atau cacat, dengan begitu harus dilakukan perbaikan dengan meningkatkan produktivitas perusahaan. Dengan dilakukannya perbaikan tersebut dapat dilakukan perbaikan tersebut dapat membantu perusahaan dalam mengatasi masalah sekaligus mengantisipasi dan meminimasi produk cacat yang dihasilkan dalam produksi, perbaikan yang diusulkan penulis dengan menggunakan metode six sigma yang tujuannya untuk menekan kerusakan hingga mencapai angka yang paling kecil zero defect yaitu 3.4 PPM/Part Per Million. Metode ini memiliki tahapan untuk mencapai perbaikan yaitu DMAIC (Define-Measurement-Analyze-Improvement-Control). Langkah pertama adalah pendefinisian dan klarifikasi permasalahan, kedua yaitu measurement meliputi perhitungan prosentase produk cacat, uji kenormalan dengan hipotesis Chi-Square, menghitung nilai sigma dan hasilnya adalah 3.69, langkah ketiga yaitu analisis permasalahan cacat pada outsole yang dimulai dari mengumpulkan penyebab masalah dengan brainstorming untuk digunakan dalam cause and effect analysis yang dilanjutkan dengan cause failure modes effect (CFME) untk mencari akar dari permasalahannya, langkah ke empat yaitu melakukan perbaikan dengan menggunakan bantuan alat dari six sigma yaitu failure modes and effect analysis (FMEA) yang selanjutnya digunakan tindakan perbaikan dari penyebab permasalahan tersebut, lalu mencegah terjadinya permasalahan cacat dengan menggunakan Poka-Yoke.

Langkah terakhir yaitu mengontrol dan memonitoring hasil perbaikannya dengan teratur dan terjadwal.

 

Kata kunci : Defect, Definisi, Pengukuran, Analisis, Perbaikan, Kontrol.

 

Penulis : SITI ROHANA NASUTION, Ir.MT [PDF File] didownload : 95 x

FACTORS AFFECTING CUSTOMER SATISFACTION IN SUPERMARKET RETAIL SHOPPING
Abstrak

Customer Satisfaction is an important aspect for business. In retail business, it has become a primary point of differentiation in a market where consumers typically make a weekly trip to their preferred supermarket and spend more on this trip than at other times. In competition situation like Indonesia, approariate efforts are required to retain the old customers or to have the new ones by implementing strategies that focus on customer satisfaction. This paper attemps to investigate factors affecting the customer’s satisfaction from its attributes using factor analysis. The result suggested that the retail should consider three factor for their customer’s satisfaction they are quality of services, product price and quality, andenvironmental factor.

 

Keywords : factor affecting customer satisfaction, supermarket retail shopping 

 

Penulis : SITI ROHANA NASUTION, Ir.MT [PDF File] didownload : 77 x

PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BAJA MS DI DIREKTORAT PRODUKSI ATMI CIKARANG
Abstrak

Abstrak

Persediaan bahan baku sebagai aset perusahaan memiliki peranan penting didalam operasi bisnis. Persediaan yang belum terkelola ini menjadi masalah utama di Direktorat Produksi ATMI Cikarang. Metode EOQ dengan safety stock digunakan pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan bahan baku Baja MS di Direktorat Produksi ATMI Cikarang pada periode Januari-Desember 2013 dengan metode peramalan deret waktu Double Moving Average (DMA). Hasil penelitian juga menunjukkan jumlah pemesanan ekonomis (Q) untuk kebutuhan tahun 2013 bahan baku material Baja MS sebesar 34.241 kg adalah 1.153,95 kg dengan waktu antar pemesanan (t) selama 9 hari dan frekuensi pemesanan 30 kali dalam 1 tahun. Batas atau titik pemesanan kembali (R) bahan baku yang dibutuhkan institusi adalah 390 kg. Sehingga didapatkan total biaya persediaan (TC) bahan baku material baja MS untuk tahun 2013 adalah sebesar Rp. 620.492.210,-. Dengan menerapkan usulan penelitian ini diperkirakan penghematan akan terjadi sebesar Rp. 14.517.251,-.

 

Kata Kunci : Persediaan, Peramalan, Double Moving Average, Economic Order Quantity

 

Penulis : SITI ROHANA NASUTION, Ir.MT [PDF File] didownload : 92 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 Next >>