Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

Modified atmosphere storage (mas) buah pisang
Abstrak

Healthy life style based on natural food consumption,has been implemented by the society to increase health quality. Minimally processed technology is used to slow down food decay time in the storage room. Minimally processed techology is consist of Controlled Atmosphere Storage (CAS), Modified Atmosphere Storage (MAS), Freeze Driying, and blansir. MAS is

food storage technology by conditioning the air composition (especially oxygen level). Banana is an object of MAS implementation, due to its all session fruit and shorter life time. Previous MAS studies used long bean as the object and managed to improve the life time until 15 days.The purpose of this study is to implement MAS to lengthen banana life time. MAS

design use Ulrich Eppinger method. Simulation of Turbulance Kinetic Energy (TKE) in the sparger and MAS installation use ANSYS 16.2. The experimental to test sparger and installation is conducted for 6 hours for the sparger and 24 hours for the installation. Afterward the correlation between parameter is calculated by using least square method. The outcome of this research is MAS for banana in order to be used by SME with capacity of 4.77 m3, mixture time is 24 hours, TKE number in the sparger is 582.6448 J/kg, TKE number in the installation is 715.6 J/kg, oxygen level in the sparger is 5.7%, oxygen level in MAS installation is 8.5%, glucose of banana located in the storage room is 9.5%, and banana life time able to achiave 14 days.

Penulis : I GEDE EKA LESMANA , S.T.,M.T. [PDF File] didownload : 8 x

PENGARUH JARAK KATUP LIMBAH DENGAN KATUP PENGHANTAR TERHADAP EFISIENSI HIDRAM
Abstrak

Masyarakat yang belum terjangkau listrik akan kesulitan dalam memperoleh air bersih dan harus menempuh perjalanan yang jauh . Sumber air ini bisa berada pada daerah dataran tinggi maupun rendah , jika pemukiman penduduk berada di bawah sumber air tentunya bukan masalah . Bagaimana jika, sumber air tersebut berada jauh dibawah permukaan rumah penduduk hal ini memerlukan alat yang berguna untuk menyalurkan air agar bisa di dapatkan dengan mudah oleh penduduk . Oleh karena itu, dibutuhkanlah sebuah pompa air , namun karena suplai listrik yang belum tentu tersedia maka dibutuhkanlah pompa tanpa energi listrik melainkan menggunakan energi air tersebut yaitu pompa hidraulik ram  ( Hidram ). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi unjuk kerja pompa hidrolik ram dengan variasi Jarak antara katup limbah dengan katup penghantar dan Metode penelitian melalui perancangan pompa hidram dengan pengamatan pengaruh jarak katup limbah dengan katup penghantar (215 mm, 230 mm dan 245 mm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi tertinggi pompa hidram adalah 2,88 % menurut efisiensi D’Aubuission dan 1,15 % menurut efisiensi Rankine pada jarak katup limbah dengan katup penghantar pada jarak 245 mm. Faktor Jarak antara katup limbah dengan katup penghantar berpengaruh terhadap debit pemompaan, debit buang, dan efisiensi pompa hidram.

Penulis : I GEDE EKA LESMANA , S.T.,M.T. [PDF File] didownload : 5 x

PENGEMBANGAN KOMUNITAS PEMINAT SEJARAH DAN BUDAYA SEBAGAI UPAYA MEMBANGKITKAN AKTIVITAS DAN KEHIDUPAN DI KOTA TUA JAKARTA
Abstrak

Abstrak

Kawasan Kota Tua Jakarta kini kusam dan banyak sendi-sendi kehidupannya yang lenyap. Kawasan kota lama yang dirasa tidak lagi sinkron dengan aktivitas ekonomi masa kini menyebabkan kota lama ditinggalkan penghuninya, dan perekonomian bergeser ke kawasan kota yang lebih baru. Bangkitnya perekonomian di kawasan Kota Tua Jakarta dapat menjadikannya sebagai urban generator penting Kota Jakarta. Arsitektur adalah wujud fisik pembentuk ruang kota, oleh karenanya peninggalan arsitektur tidak boleh dipandang sebagai benda cagar budaya saja. Kehadiran manusia beserta aktivitasnya adalah faktor pengisi yang sangat menentukan tumbuh atau merosotnya kawasan. Aktivitas pariwisata memiliki andil menggerakkan perekonmian guna memperkuat peranan kota tua sebagai kawasan cagar budaya. Berfokus pada aspek kepariwisataan dan potensi kota tua sebagai kawasan cagar budaya, dilakukan penelusuran masalah dan potensi tentang issue-issue terkait Kota Tua Jakarta dari media cetak dan elektronik. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa berkembangnya komunitas-komunitas peminat sejarah dan budaya yang senang berjalan-jalan di Kota Tua Jakarta merupakan refleksi dari ungkapan city as a trip (Smardon, 1986). Kehadiran komunitas-komunitas tersebut membangkitkan kembali gairah kehidupan di kota tua, memberikan energi positif dan merupakan jembatan guna meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian pusaka bangsa. Artinya, kegiatan revitalisasi seharusnya melibatkan peran aktif anggota masyarakat baik secara perorangan maupun kelompok.

Kata kunci: komunitas; kota tua; sejarah dan budaya

 

Penulis : AGUS SURYA SADANA W , M.T. [PDF File] didownload : 9 x

Jalur Pejalan Kaki Yang Ramah Bagi Warga Kota Jakarta
Abstrak

Abstrak

Prasarana kota bagi  pejalan  kaki  merupakan elemen penting  dalam  rancangan kawasan. Fungsinya  adalah  untuk  memudahkan  pegerakan  manusia  dalam  berpindah  tempat  di  dalam kawasan maupun kota.  Makalah ini  disusun dari  penelitian yang  bersifat  kuantitatif.  Responden penelitian ini  adalah  para  pejalan  kaki,  dan  hasil  akhir  dari  penelitian  ini  adalah  ditemukannya kondisi  prasarana  transit  yang  dipandang  ideal  oleh  pejalan  kaki.  Adapun tujuan dan mafaat jangka panjang  dari  penelitian  ini  adalah  sebagai  rekomendasi  dalam  perancangan  kawasan. Hasil  penelitian  ini  diharapkan dapat  digunakan sebagai  salah  satu landasan dalam  merancang sistem  sirkulasi  kawasan,  yang  lebih  sesuai  dengan  kebutuhan  warga kota.

Kata  Kunci:  Kota  Yang  Ramah,  Pejalan  Kaki,  Kendaraan  Tidak  Bermotor

Penulis : AGUS SURYA SADANA W , M.T. [PDF File] didownload : 8 x

Public Perception of Visual Quality of Cut Mutia Mosque Park As Publik Space In Jakarta
Abstrak

Abstract

Cut Mutia Park is a city park which is an integral part and attached to the main courtyard of the mosque cut mutia. This park is a green open space that serves as a public space and generate the aesthetics of the city. There are seven critical elements that need to be studied to determine the public's perception of the park. Knowledgeable public perception of these elements, useful for city authorities in the development of city parks for future. The result showed only two elements from seven element studied which gain positive value, whereas all elements are associated with the comfort of the garden, that is aspects of cleanliness and coolness. Other elements such as comfortability, freshness, harmony, beauty, and interesting for people gets negative value. On the average, the seven elements just scored -0.24, in the range of scale -2 as very bad and +2 as excellent. Low perception value from respondents indicated that Cut Mutia Park need better design such that it can give added value to the mosque and the environment surrounding. Considering the role of Islamic gardens as one of the elements giving comfort of worship, meaning it should be structured better, in order to support the comfort of worship at Masjid Cut Mutia, and strengthening the mosque existence as the central point of region.

Keywords: Mosque garden, cut mutia park, city park.

Penulis : AGUS SURYA SADANA W , M.T. [PDF File] didownload : 13 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 Next >>