Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

Membandingkan Kecepatan dan Ketelitian dalam Mencari Akar Persamaan Non Linier pada Beberapa Metode
Abstrak

Ada beberapa metode untuk mencari akar pada persamaan non linier, misalnya metode bisection, metode false position, metode false position dimodifikasi, metode Newton-Raphson dan metode Secant. Studi dilakukan untuk membandingkan tingkat kecepatan dan ketelitian metode-metode tersebut. Dalam proses perbandingan digunakan empat macam fungsi yang berbeda yaitu fungsi eksponensial, fungsi logaritma, fungsi trigonometri dan fungsi polinomial. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa metode Newton-raphson merupakan metode yang paling cepat dan teliti dalam mencari akar. Disusul kemudian metode Secan, metode false position, metode false position dimodifikasi dan metode bisection.

Penulis : ANDIANI NANIEK , Dra., M.Kom [PDF File] didownload : 196 x

Simulasi Antrean Pelayanan Tunggal Menggunakan Bahasa C++
Abstrak

Antrean dengan pelayanan tunggal dalam waktu tertentu sering terjadi. Pada tulisan ini dibahas tentang  algoritma  suatu antrean tunggal yang di simulasikan dengan menggunakan bahasa C++. Adapun pada simulasi ini dapat memberikan laporan output waktu rata-rata antar kedatangan, waktu pelayanan, waktu akhir pelayanan, average delay anteran, average number antrean, server utilization, dan lama simulasi berlangsung. 

Kata kunci: antrean pelayanan tunggal, algoritma, simulasi C++

 

 

Penulis : ANDIANI NANIEK , Dra., M.Kom [PDF File] didownload : 178 x

Model Dinamika Pada Sistem Pengereman Mobil
Abstrak
Tulisan ini menguraikan tentang persamaan dinamika dari suatu sistem pengereman mobil. Adapun masukan yang diberikan berupa sudut pergeseran pedal rem, sedangkan untuk keluaran berupa gaya (F) yang menggerakan caliper yang mengaktifkan disk untuk pengereman pada mobil. Sehingga didapatkan komponen yang baik, dan sistem pengereman dapat bekerja secara optimal.
Kata kunci: Pengereman, persamaan dinamika, gain sistem pengereman. 
Penulis : ANDIANI NANIEK , Dra., M.Kom [PDF File] didownload : 193 x

Alat Pendeteksi Golongan Darah Manusia Berbasis Mikrokontroler 89S51
Abstrak

 Alat pendeteksi golongan darah manusia pada tulisan ini, dirancang untuk mengetahui golongan darah manusia secara otomatis menggunakan metode ABO. Adapun cara kerja alat adalah sample darah yang telah ditetesi ‘antisera’, dan ditempatkan pada preparat, oleh optoisolator dideteksi, kemudian data dari optoisolator dikirimkan ke mikrokontroler, yang telah diprogramkan untuk menentukan golongan. hasil dari mikrokontroler tersebut kemudian ditampilkan pada LCD. Dari ujicoba yang dilakukan, terhadap 8 sampel  darah, dapat dikatakan alat pendeteksi golongan darah tersebut dapat bekerja dengan baik dengan taraf kepercayaan 87.5%. 

 Kata Kunci: Golongan darah, metode ABO, optoisolator

 

Penulis : ANDIANI NANIEK , Dra., M.Kom [PDF File] didownload : 185 x

Medicines Price Ratio of Public Procurement Price of Generic Medicines In Indonesia
Abstrak

MEDICINES PRICE RATIO OF PUBLIC  PROCUREMENT PRICE  OF GENERIC MEDICINES IN INDONESIA 

  

Anggriani, Y.1, Mohamed Izham, M.I.2, Suryawati, S.3,  Budiarto, M.4, Shafie, A.A. 

1Faculty of Pharmacy Pancasila University , Jakarta , Indonesia

2Department of Pharmacy Practice, College of Pharmacy , Qatar University, Doha , Qatar

3Center for Clinical Pharmacology and Medicine Policy Studies,  Gadjah Mada University ,  Yogyakarta , Indonesia

4 National Institute Of Health Research and Development, Ministry of Health, Jakarta , Indonesia

5School Of Pharmaceutical Sciences, Universiti Sains Malaysia, Penang, Malaysia

 

Medicine is an important part in health care systems. Approximately 20-60% of health costs in developing countries is used for medicines (WHO, 2004). Medicine is one of the factors that cause inefficiencies in  the health care service (WHO, 2010)Listen. Public access to medicines should be a concern for health providers either both government or private (Donald, 2001). The objective of the study is to evaluate medicines price ratios (MPRs) of the generic medicines of procurement prices in the public sector.  Read phonetically Dictionary

The study design was a cross-sectional survey of 6 District Health Offices from 3 provinces, 9 public hospitals from 4 provinces, and 7 health centers in Jakarta Provinces. Fifty medicines were surveyed: 14 global, 15 regional and 21 supplementary medicines. Procurement prices were surveyed in 2010. Only medicines which available at more than 4 facilities were analyzed. Outcome measures of this study is MPRs of generic medicines procurement price in public sectors. MPRs is the median local cost (in rupiah) divided by the median international reference price/IRP 2009 (converted to rupiah using the exchange rate on the first day of data collection). The MPRs results describe how much greater or smaller the local medicine price is to the international reference price. MPRs 3-4 means that the price in Indonesia is 3-4 times the IRP.  WHO and HAI consider an MPR ≤ 1 to indicate that procurement for the public sector is efficient. Larger price ratios are considered excessive (HAI & WHO, 2004).

36  generic medicines price were evaluated; 14 medicines were not evaluated due to unavailable at more than 4 facilities. The results of MPRs of the public procurement price of generic medicine were: MPRs <1 (11 items); MPRs >1-2 (20 items); MPRs > 2-3 (1 item); MPRs > 3-4 (3 items); MPRs > 5 (1 item).  Based on the WHO and HAI standards, the MPRs of the procurement price of medicines surveyed in Indonesia is still excessive and non-efficient.   

 

 

 

Key Words: Generic medicines, MPRs, procurement price,  public sector.

Penulis : YUSI ANGGRIANI , Dr, M.Kes, Apt. [PDF File] didownload : 76 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 Next >>