Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

SEBUAH SINTESIS PADA LITERATUR: STRATEGIINTERVENSI PEMASARAN HIJAU MENUJUPEMBANGUNAN BERKELANJUTAN(A Synthesis of Literature: A Green Marketing InterventionStrategy towards Sustainable Development)
Abstrak

Artikel ini menjabarkan literatur tentang strategi intervensi pemasaran hijau dalam rangka menuju pembangunan berkelanjutan dengan penekanan pada strategi intervensi pemasaran hijau pada permasalahan lingkungan yang dihadapi dunia saat ini. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dalam KTT Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersejarah sudah resmi diberlakukan. Selama lima belas tahun ke depan, dengan ini target baru yang universal berlaku untuk semua, negara akan memobilisasi upaya untuk mengakhiri segala bentuk kemiskinan, melawan ketidaksetaraan dan mengatasi perubahan iklim. Kajian ini menjelaskan bahwa baik individu maupun organisasi dapat mengambil manfaat dari strategi pemasaran yang ramah lingkungan. Kekhawatiran publik atas kerusakan lingkungan dalam beberapa tahun terakhir telah membuat pemasar mengakui kebutuhan dan nilai pemasaran ramah lingkungan. Perhatian pada kondisi tersebut telah mengubah paradigma pandangan perusahaan, pemasar, dan konsumen untuk memberi kontribusi pada perubahan menuju kebaikan bagi alam itu sendiri. Dalam lingkungan bisnis yang kompetitif saat ini, perusahaan yang berorientasi profit dan tanggung jawab sosial sudah mulai mengadopsi konsep pemasaran hijau dan mengatasi isu-isu lingkungan sebagai sumber keunggulan kompetitif. Kelemahan dan masa depan intervensi pemasaran hijau juga menjadi tinjauan penting bagi para peneliti selanjutnya. Dengan demikian pada saat yang sama dapat melindungi lingkungan untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.

Kata Kunci: Pemasaran Hijau, Pemasaran Berkelanjutan, Pembangunan Berkelanjutan.

 

Abstract

 

This article describes the literature on green marketing intervention strategies in the framework of sustainable development with an emphasis on green marketing intervention strategies on the environmental problems facing the world today. The Sustainable Development Goals (SDGs) at the historic United Nations (UN) Summit has been officially enacted. For the next fifteen years, with this new universal target valid for all, the country will mobilize efforts to end all forms of poverty, fight inequality and overcome climate change. This study explains that both individuals and organizations can benefit from environmentally friendly marketing strategies. Public concerns over environmental damage in recent years have made marketers recognize the needs and marketing value of environmentally friendly. Attention to these conditions has changed the paradigm of the views of companies, marketers, and consumers to contribute to change towards goodness for nature itself. In today's competitive business environment, profit-oriented and socially responsible companies have begun to adopt the concept of green marketing and address environmental issues as a source of competitive advantage. The disadvantages and future of green marketing interventions are also important reviews for future researchers. Thus at the same time can protect the environment to achieve sustainable development.

Keywords: Green Marketing, Sustainable Marketing, Sustainable Development.

ini menjabarkan literatur tentang strategi intervensi pemasaran hijau dalam rangka menuju
pembangunan berkelanjutan dengan penekanan pada strategi intervensi pemasaran hijau pada
permasalahan lingkungan yang dihadapi dunia saat ini. Target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)
dalam KTT Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersejarah sudah resmi diberlakukan. Selama lima belas
tahun ke depan, dengan ini target baru yang universal berlaku untuk semua, negara akan memobilisasi
upaya untuk mengakhiri segala bentuk kemiskinan, melawan ketidaksetaraan dan mengatasi perubahan
iklim. Kajian ini menjelaskan bahwa baik individu maupun organisasi dapat mengambil manfaat dari
strategi pemasaran yang ramah lingkungan. Kekhawatiran publik atas kerusakan lingkungan dalam
beberapa tahun terakhir telah membuat pemasar mengakui kebutuhan dan nilai pemasaran ramah
lingkungan. Perhatian pada kondisi tersebut telah mengubah paradigma pandangan perusahaan, pemasar,
dan konsumen untuk memberi kontribusi pada perubahan menuju kebaikan bagi alam itu sendiri. Dalam
lingkungan bisnis yang kompetitif saat ini, perusahaan yang berorientasi profit dan tanggung jawab
sosial sudah mulai mengadopsi konsep pemasaran hijau dan mengatasi isu-isu lingkungan sebagai
sumber keunggulan kompetitif. Kelemahan dan masa depan intervensi pemasaran hijau juga menjadi
tinjauan penting bagi para peneliti selanjutnya. Dengan demikian pada saat yang sama dapat melindungi
lingkungan untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.
Kata Kunci :
Pemasaran Hijau, Pemasaran Berkelanjutan, Pembangunan Berkelanjutan.
Abstract
This paper describes the literature on green marketing intervention strategies in the framework of
sustainable development with an emphasis on green marketing intervention strategies on the
environmental problems facing the world today. The Sustainable Development Target (SDGs) at the
historic United Nations (UN) Summit has been officially enacted. For the next fifteen years, with this
new universal target valid for all, the country will mobilize efforts to end all forms of poverty, fight
inequality and overcome climate change. This study explains that both individuals and organizations
can benefit from environmentally friendly marketing strategies. Public concerns over environmental
damage in recent years have made marketers recognize the needs and marketing value of
environmentally friendly. Attention to these conditions has changed the paradigm of the views of
companies, marketers, and consumers to contribute to change towards goodness for nature itself. In
today’s competitive business environment, profit-oriented and socially responsible companies have
begun to adopt the concept of green marketing and address environmental issues as a source of
competitive advantage. The disadvantages and future of green marketing interventions are also
important reviews for future researchers. Thus at the same time can protect the environment to achieve
sustainable development.
Keywords:
Green Marketing, Sustainable Marketing, Sustainable Development.
.
Penulis : SRI WIDYASTUTI, DR, S.E., M.M., M.SI, [PDF File] didownload : 11 x

PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN MODAL INTELEKTUAL SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
Abstrak

Tata kelola perusahaan dan modal intelektual memegang peranan penting dalam menciptakan nilai perusahaan. Meskipun banyak perusahaan belum memperhatikan peranan efisiensi modal intelektual dalam penciptaan nilai perusahaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh mekanisme coprporate governance yang terdiri dari kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, proporsi komisaris independen, dan komite audit terhadap nilai perusahaan, yang memasukan efisiensi modal intelektual sebagai variabel mediasi. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar dalam LQ45 di BEI tahun 2014. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa modal Intelektual berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Kepemilikan institusional dan proporsi komisaris independen berpengaruh positif terhadap modal intelektual dan nilai perusahaan. Kepemilikan manajerial dan kompetensi komite audit terbukti tidak berpengaruh terhadap modal intelektual dan nilai perusahaan. Modal intelektual bukan merupakan variabel mediasi dalam hubungan mekanisme CG terhadap nilai perusahaan.

 

Kata Kunci: corporate governance, nilai perusahaan, modal intelektual, variabel mediasi.

 

Penulis : SHINTA BUDI ASTUTI, S.E., M.S.Ak [PDF File] didownload : 12 x

Can Psychological Capital Predict Affective Commitment among Generation Y in Indonesia?
Abstrak

 

The present study investigated the role of psychological capital to affective commitment. Affective commitment is employee’s emotional attachment to, identification with, and involvement in the organization. Psychological capital is positive psychological state of development and is characterized by self efficacy, optimism, hope, and resiliency. To researcher’s knowledge, this is the first study to examine the role of psychological capital on affective commitment by using Indonesian generation Y as participants. They were 233 male and female employees who were varied in age, job level, employment status, tenure, educational background,  and work location. Data was gathered by using two measures: psychological capital and affective commitment scale. Previous studies in other countries have proven that psychological capital could significantly predict affective commitment both in terms of statistical and practical implication point of view. Interestingly, this study revealed that psychological capital significantly predict affective commitment in statistical point of view but not in practical implication. Regression analysis reported that psychological capital contribute only 2% to affective commitment among Indonesian generation Y. Theoretical and practical suggestions for next researcher are discussed.

 

Keywords :  affective commitment, psychological capital, generation Y

 

Penulis : ENDRO PUSPO WIROKO, M.Psi [PDF File] didownload : 12 x

Mindfulness and Work Engagement among Generation Y
Abstrak

 

One of the emerging concepts in occupational health psychology today is work engagement. The present study investigates work engagement among generation Y and its correlation to mindfulness. Work engagement is positive, fulfilling, work-related state of mind that is characterized by vigor, dedication, and absorption. Mindfulness is present moment awareness with an observing and non-judging stance. This is the first study to examine the correlation between mindfulness and work engagement among generation Y, specifically in Indonesia. Participants of this study are 251 male and female generation Y working in some cities across Indonesia. They are 18 to 36 years old and they are varied in educational background as well as in job tenures. Data is gathered using two scales, namely Utrecht Work Engagement Scale and Mindful Attention Awareness Scale. Regression analysis reported that mindfulness contributes 2 percent to work engagement. Mindfulness is found to relate positively with work engagement (r= .142). Theoretical and practical implications are discussed.
 
Keywords: generation Y, mindfulness, work engagement 

 

Penulis : ENDRO PUSPO WIROKO, M.Psi [PDF File] didownload : 11 x

THE EFFECT OF SURFACE ROUGHNESS OF THE IMPELLER TO THE PERFORMANCE 2 OF PUMP AS TURBINE PICO POWER PLANT
Abstrak
Penulis : EKO PRASETYO, ST.,M.T. [PDF File] didownload : 12 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 Next >>