Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

Hematological parameter of transfusion-dependent and non transfused thalassemia patients in Jakarta
Abstrak

A study on thalassemia intermedia and major patients in Jakarta was initiated to obtain comprehensive picture of metacbolic dysfunction, iron overload, oxidative stress, and cell damage. A set of data from a group of 5 regularly transfused (at least 30 transfusions in 12 to 25 years) and non-chelated patient (T) and another group of 5 patients who had not yet obtained transfusions (O) can be presented. The 5 control (C) were voluntary students without diagnosis or clinical signs of thalassemia in the same range of age (20-30 years) as the patients (T), the age range of group O was from 7 to 14 years. The study was approved by the Ethical Clearance Board of the Medical Faculty and all blood samples from controls and patients were obtained on fully informed consent. Erythrocytes were 4.57 (C), 3.32 (T), and 2.27x106/µl (O); HCT 39.6% (C), 25.6% (T), and 21.5% (O); hemoglobin (Hb) 13.5g/dl=8.5mM (C), 8.5g/dl=5.3mM (T), and 4.0g/dl=2.5mM (O). Platelets [109/l] were increased in patients 401 (T) and 477 (O) as compared to controls = 244 (C). Leukocytes [109/l]were 6.2 (C) 27.7 (T), and 8.5 (O), with 32% (C), 60.4% (T), 40.5% (O) lymphocytes; 6% (C), 4.8% (T), 8.3% (O) monocytes, and 61.8%  (C), 33.2% (T), and 50.8% (O) segmented neutrophils. Total serum proteins differed between transfused and non-transfused patients, (C) 7.7, (T) 8.2, (O), 6.8 [g/dl]; albumin did not differ significantly, (C) 5.0, (T) 4.5, (O) 4.3 g/dl and globulin was highest in transfused patients (C) 2.8, (T) 3.8, (O) 2.5g/dl. Liver enzymes were tremendously increased in the serum of transfused patient SGOT 42.4 IU/l (C), 116.6 IU/l (T); 57.5 IU/l (O); SGPT 34.2 IU/l (C), 98.8 IU/l (T), 53.2 IU/l (O); γGT 17.0 IU/l (C), 61.2 IU/l (T), and 26,0 IU/I (O). Triglycerides were two-fold in transfused and three-fold in non-transfused patients (C) 72mg/dl, (T) 141mg/dl, (O) 232mg/dl. Total cholesterol was particularly lower in transfused patients (C) 188 mg/dl, (T) 142mg/dl, and (O) 179mg/dl, mainly due to strongly decreased HDL cholesterol in these patients (C) 71mg/dl, (T) 20mg/dl, (O) 38mg/dl, whereas LDL cholesterol did not differ significantly (C) 103mg/dl, (T) 90mg/dl, and (O) 96mg/dl. Thus the LDL/HDL ratios differed significantly between all groups (C) 1.45, (T) 4.5 and (O) 2.5. Serum iron (SI) was about two-fold in transfused patients (C) 103 µg/dl, (T) 194µg/dl, (O) 82µg/dl and ferritin hundred-fold vs. controls: (C)78.9ng/ml, (T) 7573 ng/ml, (O) 268mg/ml; TIBC 339µg/dl (C),244µg/dl (T), 270µg/dl (O). Direct bilirubin was (C) 0.16mg/dl, (T) 0.34 mg/dl), (O) 0.52 mg/dl, and total bilirubin (C) 0.64mg/dl, 1.37 mg/dl, and (O) 1.25 mg/dl. While standard deviations (SD) were generally very small in controls most values varied strongly in patients. In summary, these result demonstrate hematological differences not only between controls and thalassemic patients, but also between non-transfused and transfused groups and severe dysfunction in the latter.

Penulis : DIAN RATIH L , Dr., M.Biomed., [PDF File] didownload : 49 x

Uji Efek Antibakteri Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta indica A Juss) Terhadap Bakteri.
Abstrak

Telah dilakukan penelitian mengenai efek beberapa ekstrak daun Mimba (ekstrak etanol, metanol, dan petroleum eter) terhadap bakteri, sebagai pambanding juga digunakan mikroba uji Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Streptococcus epidermidis. Uji dilakukan secara bioassay dengan metode diffusi agar, menggunakan paper disc. Hasil uji efek antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak daun mimba dalam etanol 70 % mempunyai potensi menghambat pertumbuhan semua mikroba uji yang digunakan.

Kata kunci : bioassay, antibakteri, Azadirachta indica

 

Penulis : DIAN RATIH L , Dr., M.Biomed., [PDF File] didownload : 107 x

Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Rimpang Dringo (Acorus calamus L.) terhadap Tukak Usus Tikus yang Diinduksi oleh Indometasin
Abstrak

                                Acorus calamus L. (dringo) telah digunakan sebagai obat anti tukak peptik tradisional. Oleh karena itu ingin diketahui pula apakah Acorus calamus L, mempunyai efek sebagai anti tukak usus. Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh pemberian ekstrak etanol rimpang dringo terhadap tukak usus yang diinduksi oleh indometasin. Pengamatan terhadap jumlah tukak setelah pemberian ekstrak etanol dringo membuktikan bahwa ekstrak etanol dringo dosis 20 mg/kg berat badan mempunyai efek anti tukak yang berbeda bermakna dibandingkan dengan kelompok  kontrol negatif.  Tidak demikian halnya dengan kelompok dringo 5 dan 10 mg/kg berat badan. Penurunan jumlah tukak ekstrak dringo 20 mg//kg berat badan adalah 67,6 %

Kata kunci : Acorus calamus L., dringo, anti tukak, ulkus peptikus, indometasin.

 

Penulis : DIAN RATIH L , Dr., M.Biomed., [PDF File] didownload : 93 x

Efek Hipoglikemi dan Proteksi Fungsi Pankreas Estrak Etanol Daun Sambiloto (Andrographis paniculata [Burm.f] Nees) pada Mencit (Mus musculus) Terinduksi Aloksan
Abstrak

Daun sambiloto (Andrographis paniculata [Burn.f] Nees) menurut pengalaman empiris dapat menurunkan kadar glukosa darah. Maka dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruhnya terhadap penurunan kadar glukosa darah. Dibuat 2 kelompok besar hewan coba A dan B. Kelompok A untuk melihat efek proteksi dan kelompok B untuk melihat efek hipoglikemi, masing-masing kelompok besar dibagi lagi menjadi 4 kelompok kecil yaitu : kelompok I kontrol negatif (CMC Na 1 %), kelompok II (70 mg/kg BB), kelompok III (140 mg/ kg BB), kelompok IV (280 mg/kg BB). Semua sediaan uji adalah ekstrak etanol daun sambiloto, sedangkan sebagai bahan induksi glikemi adalah aloksan i.p dengan dosis 250 mg/kg BB. Pada kelompok A aloksan diberikan sesudah pemberian ekstrak dan pada kelompok B aloksan diberikan sebelum pemberian ekstrak. Data yang didapat dianalisa dengan anova satu arah dengan tingkat kepercayaan 95%. Pemberian aloksan menyebabkan hiperglikemik namun hanya bertahan 4 sampai dengan 7 hari. Oleh sebab itu pada kelompok B ini ekstrak sambiloto diberikan hanya selama 3 hari setelah mencit hiperglikemik. Hasil menunjukkan ekstrak etanol sambiloto (Andrographis paniculata [Burn.f] Nees) tidak dapat menurunkan kadar glukosa darah pada mencit hiperglikemik tetapi mempunyai efek proteksi fungsi pankreas terhadap radikal aloksan dengan cara mencegah kenaikan kadar glukosa darah.

Kata kunci : Diabetes mellitus, Andrographis paniculata [Burn.f] Nees, aloksa, glukosa darah.

 

Penulis : DIAN RATIH L , Dr., M.Biomed., [PDF File] didownload : 89 x

Uji aktivitas imunomodulator ekstrak etanol buah mengkudu(Morindacitrifolia L.)
Abstrak

Buah mengkudu (Morinda citrifolia L) mengandung banyak senyawa kimia diantaranya xeronin, proxeronin dan terpenoid yang diharapkan dapat meningkatkan sistem imunitas ubuh. Telah dilakukan pengujian aktifitas imunomodulator dari ektrak etanol buah mengkudu terhadap respon imun humoral mencit. Dua puluh lima ekor mencit dibagi dalam lima grup, N (Normal tanpa imunisasi-tanpa perlakuan), IM (imnunisasi-tanpa perlakukan), DR, DM, DT (imunisasi-perlakuan dengan ektrak etanol buah mengkudu bertururt-tururt 3 mg/20g, 6 mg/20 g, 12 mg/20 g bobot badan mencit) . Mencit diimunisasi dengan protein SE (sekretorik) hasil isolasi dari Toxoplasma gondii strain RH. Pengukuran titer IgG pada serum diklakukan dengan enzyme -linked immunosorbent assay (ELISA). Hasil menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol buah mengkudu pada dosis tinggi memberikan respon imun yang tertinggi dan berbeda secara bermakna dibanding kelompok lainnya.

Kata kunci : Buah mengkudu, imunomodulator, ELISA, imunoglobulin G.

 

Penulis : DIAN RATIH L , Dr., M.Biomed., [PDF File] didownload : 79 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 Next >>