Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

Sistem Pakar pada Sistem Peringatan Dini Banjir
Abstrak

Informasi peringatan dini banjir pada umumnya dilakukan secara manual yaitu masih mengandalkan operator, informasi tersebut akan diinformasikan setelah operator melakukan beberapa tahapan keputusan /kebijakkan, Hal ini mengakibatkan informasi akan diterima masyarakat terlambat, sedangkan informasi peringatan dini tersebut sangat dibutuhkan kecepatan dan ketepatan sampai ke masyarakat, agar masyarakat dapat untuk melakukan tindakan pencegahan atau pengurangan risiko bencana sehingga akan menekan kerugian yang besar.

Sistim pakar adalah suatu bentuk program yang dapat membantu melakukan proses pengambilan keputusan. Dimana sistem tersebut merupakan urutan-urutan perintah berupa proses dengan mengikuti aturan acuan standar operasional yang berlaku sesuai perlakuan secara manual oleh operator. Sistem pakar tidak terlepas dari ketergantungan dari pada perangkat pendukung sebagai masukkan, yang selanjutkan sistem akan memprosesnya. Proses-proses yang dilakukan untuk pengambilan keputusan meliputi proses pengukuran/pembacaan, proses perhitungan, proses evaluasi dan proses informasi.

Dengan sistem pakar ini pada informasi peringatan dini banjir akan lebih baik, akurat, efisien, efektif dan cepat sampai ke tujuan.

Kata kunci : Sistem pakar, Sistem informasi peringatan dini, program proses pengukuran, program proses perhitungan, program proses evaluasi.

Penulis : DUTA WIDHYA SASMOJO , Ir. , MT. [PDF File] didownload : 12 x

Simulasi Peringatan Dini Banjir Berbasis Twitter
Abstrak

Banjir yang diakibatkan oleh luapan air sungai Ciliwung yang mana luapan tersebut akibat dari turun hujan yang terus menerus dan deras di kawasan Puncak, Bogor sehingga luapan tersebut akan mengalir menuju Jakarta yang mengakibatkan banjir, ini yang dinamakan banjir kiriman.

Ketinggian debit sungai Ciliwung hulu dapat berubah secara cepat setiap saat sehingga perlu adanya pemantauan yang kontinu. Di Bendung Katulampa, sudah menerapkan dua kamera Circuit Close Television (CCTV) yang terpasang di Mercu Bendung Katulampa, berfungsi untuk memantau ketinggian air Sungai Ciliwung. Namun Hasil pantauan tidak realibel, dimana petugas bendungan Katulampa harus memantau secara manual dan berkala mendatangi tiang pengukur ketinggian air (mercu) untuk melihat kondisi permukaan Sungai Ciliwung. Dimana minimal setiap satu jam petugas harus melihat langsung ke Mercu Bendungan.

Dengan demikian maka informasi akan datangnya banjir kiriman terlambat diantisipasi oleh masyarakat, karena masih ketergantung terhadap operator. Diperlukannya konsep rancangan alat simulasi sistem peringatan dini tersebut dimana dalam pengukuran ketinggian/ level air menggunakan sensor ultrasonik, dengan mikrokontroler sebagai pengatur dan pengendali pengiriman hasil pengukuran ke komputer. Media pengiriman menggunakan internet dengan modem router sebagai media pengirim. Hasil data olahan di komputer dapat berupa grafik dan informasi twitter.

Kata kunci : peringatan dini, mikrokontroller, informasi twitter.

Penulis : DUTA WIDHYA SASMOJO , Ir. , MT. [PDF File] didownload : 12 x

Prototype Mobil Listrik dengan Menggunakan Motor DC Magnet Permanen 0,37 HP
Abstrak

Konsep mobil listrik bukanlah barang baru. Seiring

bertambah majunya teknologi baterai pada akhir abad ke 19,

beberapa kendaraan listrik sudah mulai diproduksi. Perkembangan

dunia otomotif, menyebabkan peningkatan kebutuhan akan bahan

bakar minyak yang dipakai sebagai bahan bakar kendaraan

bermotor. Dengan kenaikan harga minyak bumi yang terus

meningkat, maka pengembangan mobil listrik berpeluang besar

menjadi penyelesaian masalah tersebut.

Penggunaan mobil listrik dirasa efektif selain tidak

menimbulkan polusi udara dan konstruksi mesinnya yang lebih

sederhana. Penggunaan mobil listrik tentunya membutuhkan

mesin listrik. Pada penulisan ini akan mengkaji prototipe mobil

listrik sederhana yang menggunakan motor listrik jenis motor dc

dengan magnet permanen pada statornya. yaitu motor dc, karena

motor dc lebih mudah diatur kecepatan putarnya dibandingkan

dengan motor ac. Disebut sebagai motor dc magnet permanen

karena motor ini menggunakan dua atau lebih magnet permanen

pada statornya. Sedangkan bagian motor yang berputar, atau

rotor, terdiri dari lilitan yang akan terhubung pada suatu

komutator mekanik melalui karbon brush.

Dengan berkembangnya teknologi baterai maka berpengaruh

terhadap meningkatnya kemampuan dan kecepatan mobil listrik,

karena fungsi baterai yang sangat vital sebagai sumber tenaga

listrik yang dapat diisi kembali. Pada akhirnya mobil listrik ini

diharapkan untuk dapat lebih cepat dan lebih bertenaga serta

memiliki ketahanan (kemampuan yang lebih) dibandingkan dengan

mobil konvensional berbahan bakar minyak fosil.

Penulis : DUTA WIDHYA SASMOJO , Ir. , MT. [PDF File] didownload : 11 x

Pengaruh Pemberian Pakan Porang (Amorphophallus muelleri Blume) dan Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam.) terhadap Penurunan Glukosa Darah Mencit Diabetes
Abstrak
Penulis : YATI SUMIYATI, Dr. M.Kes., Apt [PDF File] didownload : 11 x

Pemanfaatan limbah organik dan anorganik sebagai material akustik
Abstrak
Penulis : DINO RIMANTHO, ST.MT [PDF File] didownload : 15 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 Next >>