Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Buah Makasar (Brucea javanica [L] Merr terhadap Aktivitas dan Kapasitas Fagositosis serta ProduksiROI Sel Fagosit Mencit secara In vivo
Abstrak
Penulis : ROS SUMARNY , Prof. Dr., MS, Apt [PDF File] didownload : 58 x

Aktivitas antioksidan ekstrak air daun tempuyung (Sonchus arvensis L.) secara in-vitro
Abstrak

Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat oksigen reaktif (ROS) dan radikal bebas dalam tubuh. Hal inilah yang mendasari bahwa antioksidan dapat menanggulangi kerusakan sel dan berbagai macam keadaan patologik seperti penyakit kardiovaskular, diabetes mellitus, aterosklerosis, respiratorik, karsinogenesis, inflamasi, penuaan sel dll.

Salah satu tumbuhan obat tradisional Indonesia yang terkenal dan diduga mempunyai aktivitas sebagai antioksidan adalah tempuyung atau S.arvensis L. (Asteraceae). Pengujian antioksidan terhadap ekstrak air kering dilakukan dengan menghitung nilai peroksida dan aktivitas antioksidan secara in vitro dengan metoda tiosianat dan diukur pada λ 500 nm.

Hasil pemeriksaan nilai peroksida (POV) secara titrasi iodometri terhadap ekstrak air daun tempuyung (S. arvensis L.) menunjukkan bahwa nilai POV lebih kecil (865,60) dibandingkan terhadap zat pembanding α-tokoferol (1142,77). Pengamatan in-vitro uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa berbagai konsentrasi ekstrak yang diuji (1, 5 dan 10 %) dan memberikan absorban (A) yang signifikan berbeda nyata baik terhadap kontrol positif (K+) maupun negatif (K-), dan antar konsentrasi perlakuan (P  0,5). Nilai A meningkat seiring dengan lama waktu penyimpanan, dimana kontrol negatif telah mencapai nilai A (0,987) pada hari ke VII dan mencapai maksimal setelah hari ke VIII penyimpanan (A  1), sedangkan nilai A kontrol positif (K+) (0, 648) dan ekstrak air daun tempuyung 1 % (0,576), 5 % (0,488) dan 10 % (0,314) setelah penyimpanan selama 14 hari. Nilai A memperlihatkan keadaan berbanding terbalik dengan konsentrasi ekstrak. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak semakin kecil nilai A, dengan kata lain semakin besar konsentrasi yang diberikan semakin kuat aktivitas antioksidannya.


Kata kunci : Sonchus arvensis L, Asteraceae, POV, antioksidan, metoda tiosianat.

http://mfi.farmasi.ugm.ac.id/files/news/7_softnei_208_-_215.pdf

Penulis : ROS SUMARNY , Prof. Dr., MS, Apt [PDF File] didownload : 84 x

Pengaruh pemberian ekstrak kering rimpang temu putih (Curcuma zedoria. Rosc.) per oral terhadap beberapa parameter gangguan ginjal pada tikus putih jantan
Abstrak

Rimpang temu putih (Curcuma zedoria. Rosc.) secara empiris digunakan untuk mengobati kanker dan biasanya digunakan dalam jangka waktu yang lama. Dari hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keamanan pemberian sediaan tersebut dengan melihat pengaruhnya terhadap gambaran fungsi ginjal tikus putih jantan selama 12 minggu pemberian. Sebanyak 80 ekor tikus putih jantan umur 8 minggu (180-200g) dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing kelompok 20 ekor. Kelompok 1 sebagai kelompok kontrol, kelompok 2,3 dan 4 masing-masing diberi ekstrak kering rimpang temu putih dosis 9 mg/200g BB, 18 mg/200gBB dan 27 mg/200 g BB. Ekstrak kering temu putih diberikan setiap hari selama 12 minggu dan sample darah dan urine serta ginjal diambil dengan membunuh 5 ekor tikus per kelompok pada minggu ke 4, 8, 12 dan 16 setelah pemberian sediaan. Contoh serum dianalisis kandungan kreatinin dan contoh urine dianalisis kadar kreatinin, pH dan berat jenis serta bentuk dan gambaran histologik ginjal juga diamati. Ekstrak kering temu putih tidak menyebabkan perbedaan yang nyata diantara kelompok kontrol dan perlakuan terhadap kadar dalam serum dan kreatinin, pH, Bj pada urine (P>0,05) baik menurut dosis perlakuan dan lama pemberian. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian jangka lama ekstrak temu putih sampai dosis 27mg/200g bb aman terhadap hewan coba tikus putih dan aman untuk digunakan pengobatan jangka panjang.

Kata kunci: Curcuma zedoria. Rosc, kimia urine, ginjal.

http://mfi.farmasi.ugm.ac.id/?pilih=news&aksi=lihat&id=133

Penulis : ROS SUMARNY , Prof. Dr., MS, Apt [PDF File] didownload : 99 x

Antidiabetic Activity of Active Fractions of Leucaena Leucocephala (lmk) Dewit Seeds in Experiment Model
Abstrak

A study was conducted on antidiabetic test of active fractions of methanol extract
from Leucaena leucocephala (lmk)DeWit seeds using alloxan-induced rats. Fractionation
was conducted on active fractions using column chromatograph. The most active fractions
in the previous study were analyzed with thin layer chromatography (TLC) using mobile
phase of chloroform-methanol (5:1), chloroform–methanol (2: 1), chloroform-methanolwater
(5: 5: 1) on the isolates yielded with oral glucose tolerance test and identification.
The result findings show that methanol extracts have a greater antidiabetic activity; and 5
isolates resulted from the isolation of methanol extracts. The result of bioactive compound
identification was glycoside compounds with monosaccharide galactose clusters and many
other saccharides. It was concluded that active fractions of Leucaena leucocephala
(lmk)DeWit seeds had antidiabetic activities and their bioactive compounds constitute
glycoside compounds with monosaccharide galactose clusters and many other saccharides.

Keywords: L. leucocephala (lmk)D eWit seeds, antidiabetes, alloxan, oral glucose tolerance

Penulis : ROS SUMARNY , Prof. Dr., MS, Apt [PDF File] didownload : 92 x

The Anti-Proliferation Assay of Bioactive Fraction from curcuma zedoaria Rhizome
Abstrak

Abstract

 

This study was aimed to investigate the anti-proliferation activity of the bioactive fraction from Curcuma zedoaria. The dried powder of Curcuma zedoaria rhizome was extracted using continuous maceration method with n-hexane, ethyl acetate and methanol 50%, respectively. Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) has been used as a preliminary test for screening the antiproliferation activity of three extracts. Ethyl acetate extract showed the highest  activity  of all and it became the subject for fractionation using column chromatography with silica gel GF as stationary phase and the combination of n-hexane:ethyl acetate in various gradient concentration as mobile phase. The fractionation process produced five fractions, namely fraction A, B, C, D and E. The anti-proliferation assay of the resulted fractions was determined with tumor cell lines of HeLa, K562 and WEHI 164. The study found that fraction C (15 ppm) could inhibit the proliferation of HeLa cells by 32%, K562 cells by 55% and WEHI cells by 49%.

 

Key words: Curcuma zedoaria,  bioactive fraction,  anti-proliferation


Penulis : ROS SUMARNY , Prof. Dr., MS, Apt [PDF File] didownload : 92 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 Next >>