Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

PENGARUH DELINIASI TERHADAP POLA RANCANGAN TATA BANGUNAN DAN LINGKUNGAN KAWASAN AGRO INDUSTRI PERTANIAN
Abstrak

ABSTRAK

 

 

Kawasan perkotaan Bungkukan sebagai bagian dari wilayah desa Bungkukan ditetapkan sebagai kawasan prioritas Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) oleh Satuan Kerja Penataan Bangunan Dan Lingkungan Kalimantan Selatan, Direktorat Jenderal Cipta Karya. Penelitian lapangan dilakukan di lapangan selama lima hari dengan frekwensi tiga kali selama kurun waktu delapan bulan dan dilakukan di Desa Bungkukan. Permasalahan yang ada di Bungkukan adalah perkembangan pola ruang yang sporadis sama seperti wilayah pedesaan di Indonesia yang berkembang mengikuti potensi perkembangan jaringan jalan kabupaten yang sudah ada. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rancangan pola ruang kawasan agro industri melalui penetapan deliniasi dengan pendekatan biofisik. Adapun konsep pola distribusi komoditas pertanian yang mempengaruhi rancangan berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Bank Indonesia dalam PENELITIAN PENGEMBANGAN KPJU UNGGULAN UMKM DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN - TAHUN 2012. Materi penelitian meliputi parameter biofisik yaitu karakteristik tanah, kondisi lingkungan dan budaya masyarakatnya. Dari hasil analisis parameter tadi, maka selanjutnya dapat ditarik batas wilayah yang akan dijadikan kawasan untuk memicu perkembangan permukiman agro industri pertanian di Bungkukan. Judul penelitian yang diajukan adalah Pengaruh Deliniasi Terhadap Pola Rancangan Tata Bangunan Dan Lingkungan Kawasan Agro Industri Pertanian dengan kasus Desa Bungkukan Kecamatan Kelumpang Barat Kabupaten Kotabaru-Kalimantan Selatan.

 

Kata kunci: Deliniasi, sporadis, biofisik, karakteristik tanah, permukiman agro industri

 

Penulis : ATIEK UNTARTI , MArs. [PDF File] didownload : 66 x

PENGARUH PEMBANGUNAN ‘SKYBRIDGE’ JEMBATAN TOKO TERHADAP ESTETIKA RUANG KOTA JAKARTA
Abstrak

Jalan merupakan bagian dari ruang kota yang berfungsi sebagai bagian dari sistem sirkulasi. Estetika merupakan aspek yang menarik pandangan visual seseorang pada saat berada di sekitar suatu objek. Kondisi-kondisi visual yang terlihat dan diterima oleh seseorang akan mempengaruhi persepsinya terhadap lingkungan sekitarnya. Respon yang terjadi akibat kondisi visual yang dialami seseorang akan sangat bervariasi. Ada respon yang bersifat positif, dan ada pula respon yang cenderung berdampak negatif. Terkait dengan estetika perkotaan, Zahnd (1999) menjelaskan bahwa susunan arsitektur perkotaan tidak selalu tampak baik karena adanya susunan yang cenderung bersifat kacau, pola-pola yang saling berbenturan, serta belum terwujudnya kesatuan. Dalam hubungannya dengan ruang jalan, perjalanan di sepanjang koridor perkotaan dapat diibaratkan sebagai ’city as a trip’ (Smardon, 1986), dimana dinding koridor dan objek-objek yang dilewati merupakan pemandangan kota yang terlihat secara visual. Objek-objek yang dilihat seseorang diyakini dapat mempengaruhi kualitas visual yang dirasakan pengamat saat berada atau melintasi suatu koridor. Jalan tol Jagorawi merupakan koridor kota yang sangat penting di Jakarta. Berdirinya suatu objek massa berukuran besar yang menyeberangi jalan tol, akan mempengaruhi persepsi seseorang saat melintas di jalan tol. Persepsi seseorang terhadap objek massa yang melintang di atas jalan tol, diduga akan mempengaruhi responnya terhadap lingkungan. Mengingat pelintas jalan tol pada umumnya bergerak dengan kecepatan tinggi, perlu diketahui respon-respon yang mungkin terjadi apabila ia melintasi dan menerobos di bawah objek massa bangunan berukuran besar tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dari dibangunnya skybridge’ jembatan toko terhadap estetika ruang kota yang dirasakan oleh pengamat

 

Kata kunci: kualitas visual, estetika kota

 

Penulis : ATIEK UNTARTI , MArs. [PDF File] didownload : 65 x

APLIKASI KONSEP ARSITEKTUR HIJAU PADA BANGUNAN TINGGI
Abstrak

Isu mengenai kerusakan lingkungan dan arsitektur yang turut andil dalam merusak lingkungan harus ditanggapi dengan bijak melalui pendekatan disain teknik sadar lingkungan di bidang arsitektur. Konsep disain teknik arsitektur sadar lingkungan dikenal juga dengan konsep arsitektur hijau atau green architecture. Arsitektur hijau atau arsitektur berkelanjutan adalah suatu upaya untuk meminimalkan dampak lingkungan negatif dari keberadaan bangunan dengan cara meningkatkan efisiensi dan moderasi dalam penggunaan bahan, energi, dan perletakan masa bangunan. Pada penelitian ini fokus kajian pada bangunan tinggi dengan tinjauan kasus-kasus pada konsep rancangan bangunan arsitektur modern. Hal ini berkaitan dengan tumbuhnya bangunan-bangunan bergaya arsitektur modern seiring dengan isu munculnya dampak kerusakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mencari fakta urutan ber-arsitektur yang mengarah kepada rekayasa ruang untuk kegiatan manusia pada bangunan tinggi yang dilakukan dengan pendekatan konsep arsitektur hijau atau arsitektur berkelanjutan. Dengan kajian pada beberapa konsep bangunan modern yang memiliki kriteria arsitektur hijau, diharapkan dari hasil penelitian ini dapat diketahui indikator perencanaan arsitektur bangunan untuk merancang bangunan yang berkelanjutan atau Green Architecture.

Kata kunci: konsep arsitektur hijau, arsitektur berkelanjutan dan bangunan tinggi

 

Penulis : ATIEK UNTARTI , MArs. [PDF File] didownload : 91 x

Aplikasi Infrared Heater Untuk Mesin Pengering Biji Kakao dengan Metode Pengendali PI
Abstrak

The aim of the research was to obtain the value of moisture content in cocoa amounting to 6%-8% (SNI 2323: 2008) using infrared heater as heat source of radiation that has a wavelength of 0.4 μm -400 μm which will be absorbed by the cocoa beans, as for the parameters used are the humidity, the temperature, the time required in the process and the dryer capacity of 6 kg. Control in the process of drying cocoa beans is the magnitude of the voltage needed by the infrared heater to reach the temperature of 600C - 800C , the speed of the conveyor brings cocoa beans and the levels of water in the engine room the dryer cocoa beans, infrared heater control method using closed loop system with Proportional Integral (PI) controller method where the value Kp = 50, Ki = 0,96, for monitoring temperature using matlab software. a 2008

Key Words :infrared heater, Humidity, temperature, PI Controller

 

Penulis : GUNADY HARYANTO , M.T. [PDF File] didownload : 77 x

Integrated Marketing Communications (IMC): Extended Version or New Idea? Journal of Global Academic Institute Education & Social Science
Abstrak

Development of IMC conceptualization in the academic domain has reaped many pros and cons since its inception in the early 1980s. Although the meaning of IMC has become similar among its main thinkers, it is still identified academics who consider IMC as an extended version of advertising and marketing communications disciplines. Responding to these meaning differences on IMC there is a third party which is important to be heard, IMC educators. Given that educators are one of the stakeholders who are not only responsible for education of the next generation of practitioners and academics, but also define the IMC in classroom, the educator is thus at the vanguard of the deployment of IMC disciplines to the next generation. What is taught in the classroom is reflected in the syllabus made. The syllabus itself is a manifestation of teaching and the main guideline in the teaching-learning process. Based on that idea, the syllabi review includesa written record of how lecturers accept, adopt and implement IMC which is an important method of documenting the development of IMC teaching. This study was conductedfirstly, to explain the meaning of IMC that is taught in Magister program in Indonesia which is traced from the syllabus as a lecture material; and secondly, to explore the gap between state of the art of IMC conceptualization and the understanding of IMC subjects taught in mastersprograms in Indonesia. A qualitative approach is used in this study and five syllabuses of mastersprograms in major universities in Jakarta used as a sample in which it is assumed that the universities and its educators in Jakarta, both public and private, are the trend setters of educational models in Indonesia.

Penulis : BENEDICTUS HELPRIS ESTASWARA , M.Si [PDF File] didownload : 4271 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 Next >>