Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

Implementation of Value Engineering Methods on Piston 5D9 at Machining Process to Reduce Defect
Abstrak

This journal describes an application and implementation of value engineering to improve quality of piston 5D9 in machining process. quality is a capability from organization to afford an appropriate product with customer expected. A value engineering epproach to improve quality more appropriate because value engineering is a systematic methode to improve value even product or services by using function analysis. This research using Pareto Diagram, Cause and Effect Diagram, FMEA and Monte Carlo simulation because those methods are more appropriate after the function analysis and FAST Model have been built. Based on FMEA model, maintanance function have been chosen and finding maintanance schedule with MTBF (Mean Time Between Failure) and MTTR ( Mean Time To Repair). MTBF and MTTR calculation in this journal also using Monte Carlo simulation. At the end we know that preventive maintanance schedule is doing every 19 hour with length 0,5 hour.

keywords : FAST model, Pareto diagram, Cause and Effect diagram, FMEA model, Monte Carlo simulation, MTBF and MTTR

Penulis : LAELA CHAERANI, ST.,MT. [PDF File] didownload : 50 x

Analisis Pemilihan Waktu Lembur Berdasarkan Faktor Kelelahan Karyawan Bagian Produksi di PT CCI
Abstrak

PT. CCI adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri pembuatan bahan baku konsentrat untuk minuman yang memiliki jumlah karyawan pada 12 bagian produksi Liquid Part dan Dry Part sebanyak 12 orang. Setiap karyawan memiliki jam kerja normal dari jam 7.00 sampai 15.30. Dengan jumlah pekerja yang tetap dan meningkatnya jumlah pesanan pelanggan, perusahaan membuat kebijakan untuk melemburkan karyawan produksi. Pilihan jam kerja lembur yang diberikan adalah dihari libur Sabtu-Minggu atau dengan menambahkan jam kerja setelah jam kerja normal selesai sebanyak 3 jam setiap harinya dari hari senin sampai jum’at . Penulis ingin menganalisa waktu kerja lembur yang tepat bagi karyawan produksi PT. CCI dengan harapan bahwa pemilihan waktu kerja tersebut dapat meminimalkan faktor kelelahan fisik pada setiap karyawan, sehingga tidak berdampak pada produktivitas kerja. Pengukuran dilakukan dengan mengambil sampel data denyut nadi. Dari hasil pengolahan data dan analisa yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemilihan waktu kerja lembur yang dapat meminimalkan faktor kelelahan pada karyawan bagian produksi PT. CCI adalah kerja lembur dengan penambahan 3 jam setelah jam kerja normal dari Senin sampai Jum’at.

 

Kata Kunci : Pilihan Waktu Kerja Lembur, Faktor Kelelahan, Data Denyut Nadi

Penulis : NUR YULIANTI HIDAYAH, ST.MT [PDF File] didownload : 56 x

Analisis Perencanaan Kebutuhan Reamer dan perhitungan Biaya produksi Regrinding Reamer di PT Yamaha Motor Parts Manufacturing Indonesia
Abstrak

PT. YPMI adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi beberapa komponen untuk kendaraan bermotor, salah satunya adalah Head Cylinder. Pembuatan head cylinder dilakukan dengan dua proses, yaitu proses Casting dan Machining. Dalam proses machining membutuhkan alat potong, salah satunya adalah reamer. Reamer dapat diasah atau di regrinding jika umur dari alat potong tersebut habis atau telah tumpul. Pembuatan reamer baru dan jasa regrinding sebelumnya di-sepply dari subkon. Karena produksi head cylinder terus menerus naik, maka kebutuhan reamer juga semakin meningkat. Hal ini menyebabkan overload kapasitas pada subkon yang mengakibatkan sering terjadinya keterlambatan pengiriman reamer  ke PT. YPMI. Guna menanggulangi hal tersebut PT. YPMI mengambil alih proses regrinding di subkon untuk dilakukan  didalam PT. YPMI sendiri. Sebelumnya komposisi penggunaan reamer baru dan reamer regrinding adalah 80% dan 20%. Karena pekerjaan regrinding reamer dilakukan di PT. YPMI maka perusahaan memberkan target pada pengguna reamer dengan komposisi reamer baru 40% dan reamer regrinding 60%. Pada penelitian ini penulis akan membuat perencanaan kapasitas untuk memenuhi kebutuhan pemakaian reamer regrinding  sesuai dengan target perusahaan, serta menghitung harga pokok produksi regrinding reamer. Dari hasil penelitian, penulis menyimpulkan  bahwa PT. YPMI dapat memenuhi kebutuhan tersebut dari periode Juli 2009 – Desember 2010 dengan mengoptimalkan jam kerja shift dan aktivitas overtime dengan harga pokok produksi senilai Rp. 81.507,67/pcs lebih murah bila dibandingkan dengan harga jasa regrinding reamer di subkon senilai Rp. 150.000/pcs.

 

Kata Kunci : Head Cylinder, Reamer Regrinding, Perencanaan Kapasitas, Harga Pokok Produksi.

Penulis : NUR YULIANTI HIDAYAH, ST.MT [PDF File] didownload : 57 x

Metropolitan Cities’s Waste Transportation Model
Abstrak

Metropolitan cities have the many problem to manage their waste, particularly in transportation management. One of critical factors to be considered at the time of transporting waste is traffic jam. It means using more resources and high cost. Through system engineering process approach as research methodology, the optimization model is developed using linear programming method to assign specific type of fleet in the right time and destination based on the best route to meet maximum saving of cost where traffic jam factor is inserted as an independent variable.

© 2012 Published by Elsevier Ltd. Selection and/or peer-review under responsibility of ICIBSoS 2012

Key words: linear programming; optimization; transportation model; waste management; travelling salesman problem

Penulis : NUR YULIANTI HIDAYAH, ST.MT [PDF File] didownload : 53 x

Peningkatan Efisiensi Kerja di Line 3 Blackpoly Take pada PT. X
Abstrak

Proses produksi harus dipandang sebagai suatu perbaikan terus menerus, dimulai dari ide-ide untuk menghasilkan produk, pengembangan produk, proses produksi sampai distribusi kepada konsumen PT. X merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang industri elektronik yaitu pembuatan alat musik piano. Pada Line 3 Black Poly Take, kondisi aktual bulan agustus 2010 terdiri dari 6 pos kerja proses produksi untuk part Side Board CLP 330 PE yang merupakan salah satu model side board yang diproduksi di line 3 dengan nilai efisien rata-rata 74,74% dan cycle time net 785,75 detik. Kondisi aktual line 3 pada bulan tersebut belum efisien karena adanya ketidak seimbangan beban kerja dimasing-masing pos kerja yang menimbulkan bottle neck, dimana terdapat proses kerja yang memiliki beban kerja tinggi dan ada pos kerja yang memiliki idle time sehingga menimbulkan inefisiensi dalam hal waktu dan penggunaan orang. Untuk sebagai objek aktifitas perbaikan. Hasil perbaikan berupa turunnya total waktu siklus proses dari 787,75 detik menjadi 720,66 detik dan jumlah stasiun kerja menjadi 5 stasiun kerja PT. X berhasil meningkatkan effisiensi kerja di line 3 pada part Side Board CLP 330 PE dari 74,74% menjadi 86,89%.

 

Kata kunci: Stasiun Kerja, Efisiensi Lini, Ketidakseimbangan Beban Kerja, Aktifitas Perbaikan

Penulis : NUR YULIANTI HIDAYAH, ST.MT [PDF File] didownload : 52 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 Next >>