Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

ANALISIS PERHITUNGAN JUMLAH DEFECT PERMUKAAN KABEL PANEL TIPE 8BK20 PADA PT. SIEMENS INDONESIA
Abstrak

Masalah kualitas dalam suatu perusahaan khususnya pabrik manufaktur, haruslah menjadi prioritas utama dalam berproduksi. Kualitas suatu produk akan menjadi persaingan bisnis dengan perusahaan lain yang mengutamakan kualitas dalam hasil produksinya. Untuk itu, PT. Siemens Indonesia harus meningkatkan kualitas dari produk yang dihasilkan apabila masih ingin bertahan dalam persaingan pasar dengan perusahaan lain. Masalah kualitas tidak terlepas dari produk rusak ataupun cacat, dengan begitu harus dilakukan perbaikan guna menigkatkan produktivitas perusahaan. Berdasarkan Pareto Chart diketahui masalah yang paling dominan adalah defect pada permukan kabel tipe 8BK20.

Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian mengenai total defect pada permukaan panel kabel tipe 8BK20 pada PT. Siemens Indonesia. Setelah itu penulis melakukan perhitungan distribusi frekwensi nilai rata-ratanya adalah 0.03, standar deviasi 0.13, dan nilai uji statistik di dapat c2hitung 112 lebih besar dari c2 tabel 7.815, artinya prosentase defect permukaan panel kabel berdistribusi tidak normal. Perhitungan analisa kemampuan proses didapat KPA adalah 0 (menunjukkan rata-rata) artinya kemampuan proses tidak dapat memenuhi batas spesifikasi yang ditetapkan oleh perusahaan yaitu 3%, dikarenakan nilai kemampuan proses kurang dari batas spesifiksi yang ditetapkan oleh perusahaan , maka pengerjaan panel kabel memilii prosedur yang jelek dan harus dilakukan perbaikan untuk meminimasi defetc pada permukaan panel kabel. Perhitungan peta kontrol (Peta P) nilai-nilai yang didapat semua  berada pada batas kendali (In Control).

Pada tahap analisa permasalahan defect pada permukaan kabel dengan menggunakan fishbone diagram guna untuk mengetahui penyebab-penyebab akibat defect yaitu human error.

 Kunci : Defect Pada Permukaan Panel Kabel

Penulis : RINI PRASETYANI, Ir.MT [PDF File] didownload : 82 x

PEMBUATAN DAN PERAKITAN MESIN PELEMBUT BIJI JARAK
Abstrak

Pada zaman sekarang ini  merupakan zaman perkembangan teknologi yang semakin pesat, pada berbagai bidang dengan kemajuan-kemajuan yang mutakhir oleh karena itu kita sebagai generasi muda bangsa yang baru berkembang harus dipicu untuk lebih tanggap sehingga bisa memberikan  beberapa masukan baik berupa pikiran ataupun beberapa hasil karya sederhana yang bermamfaat bagi masyarakat umum dalam menjalani kehidupan sehari-hari .

Karena kehidupan manusia tidak pernah bisa lepas dari kebutuhan energi dan pada saat ini permasalahan energi merupakan hal serius yang harus ditangani, salah satu cara penangananya dengan mengembangkan sumber energi alternatif contoh Biodiesel yang kita kenal merupakan energi alternatif  solar yang terbuat dari minyak tumbuhan  misal Biodiesel dihasilkan dari tanaman yang bernama jarak  pagar ( Jatrophas curcas ) yang  didalam buahnya  terdapat biji yang dapat menghasilkan minyak. Maka dari itu dibuatlah screw sebagai alat pelembut untuk melembutkan biji jarak tersebut .

Dalam hal ini penulis mencoba menjelaskan mengenai proses perancangan, perakitan mesin, dan gambar komponen,                                               

 

Kata Kunci : Pembuatan & Perakitan Mesin

 

Penulis : RINI PRASETYANI, Ir.MT [PDF File] didownload : 80 x

PROSES HIRARKI ANALITIK DALAM PEMILIHAN JENIS DAN MEREK KENDARAAN ANGKUTAN METRO MINI S 75 TRAYEK BLOK M PASAR MINGGU
Abstrak

Kegiatan pembangunan dewasa ini berkembang semakin pesat dan kebutuhan akan transportasi yang memadai sebagai salah satu penunjang kegiatan perekonomian dan kegiatan sehari-hari terus meningkat seiring dengan pembangunan yang terus berpacu dengan waktu. Untuk memudahkan pendistribusian manusia dan barang dari satu tempat ke tempat yang lain atau tujuan.

 Colt diesel merupakan alternatif yang dipandang cukup tepat untuk persyaratan yang demikian, karena kendaraan tersebut mampu membawa jumlah penumpang dan barang dalam kapasitas besar setiap perjalanannya dan ongkos yang dikeluarkan tidak terlalu tinggi.

Untuk memilih merek kendaraan yang tepat dengan pertimbangan faktor ekonomis dan faktor teknis, maka diperlukan data yang sangat mendukung dalam analisis tersebut. Perhitungan yang dilakukan dengan analisis ekonomis meliputi Net Present Value,Internal Rate of Return,B / C ratio dan payback period. Sedangkan pada analisis teknis akan meliputi kemampuan, perawatan,kenyamanan,keamanan. Hasil analisis kemudian dipakai sebagai data dalam proses hirarki analitik sebagai penganalisis sebelum dihasilkan suatu keputusan tentang merek kendaraan yang dipilih.

 

Kata Kunci : Hirarki Analitik dalam Pemilihan Jenis dan Merek Kendaraan

 

Penulis : RINI PRASETYANI, Ir.MT [PDF File] didownload : 91 x

ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD
Abstrak

Perencanaan strategis menjadi kian penting mengingat lingkungan bisnis makin berkembang begitu cepat.

PT Garuda Indonesia yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini adalah perusahaan penerbangan terbesar di Indonesia yang tidak hanya menerbangi jalur Domestik, tetapi juga menerbangi jalur Internasional. Untuk mengetahui bagaimana kinerja perusahaan, maka digunakan pendekatan Balanced Scorecard.

Balanced Scorecard memberikan kerangka kerja dan berpikir integratif. Pengukuran kinerja melalui empat perspektif yaitu; pembelajaran dan pertumbuhan, proses internal bisnis, pelanggan dan keuangan. Sedangkan analisis yang digunakan adalah koding, skorsing, analisis dan interpretasi sehingga didapat kinerja perusahaan secara keseluruhan. Dari perspektif pembelajaran dan pertumbuhan mendapat skor 24 dan mendapat predikat baik, untuk perspektif proses bisnis internal mendapat skor 9 dan mendapatkan predikat baik sekali. Sedangkan dari perspektif pelanggan mendapatkan skor 11 dan mendapatkan predikat baik. Dan perspektif keuangan mendapat skor 27 dengan predikat hampir baik.

Sehingga kinerja perusahaan PT Garuda Indonesia untuk keseluruhan empat perspektif dengan pendekatan Balanced Scorecard didapat skor 71 dan ini menunjukan kinerja PT Garuda Indonesia adalah baik.

 

Kata kunci :   Kinerja PT Garuda Indonesia Pendekatan Balanced Scorecard

Penulis : RINI PRASETYANI, Ir.MT [PDF File] didownload : 108 x

ANALISA PEMILIHAN METODE PEMELIHARAAN YANG TEPAT DALAM PENINGKATAN PRODUKTIVITAS MESIN KODERA C 551
Abstrak

Dalam hal pembuatan suatu produk, suatu industri/perusahaan diharapkan menghasilkan suatu mutu dan kuantitas produk yang sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi dan saling terkait dengan hal tersebut .

Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil suatu produk adalah bagaimana kita memelihara mesin pembuat produk agar dapat berjalan dengan baik dan  dapat menghasilkan produk yang bermutu dan berkuantitas baik.

Untuk memilih metode pemeliharaan yang tepat dengan pertimbangan faktor  ekonomis, maka diperlukan data yang sangat mendukung dalam analisis tersebut . Perhitungan yang dilakukan meliputi Net Present Value, Internal Rate of Return, B/C Ratio, dan Payback period.  

 

Kata Kunci : Metode Pemeliharaan, Produktivitas, Mesin Kodera C551

 

Penulis : RINI PRASETYANI, Ir.MT [PDF File] didownload : 79 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 Next >>