Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

Uji Efek Antibakteri Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta indica A Juss) Terhadap Bakteri.
Abstrak

Telah dilakukan penelitian mengenai efek beberapa ekstrak daun Mimba (ekstrak etanol, metanol, dan petroleum eter) terhadap bakteri, sebagai pambanding juga digunakan mikroba uji Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Streptococcus epidermidis. Uji dilakukan secara bioassay dengan metode diffusi agar, menggunakan paper disc. Hasil uji efek antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak daun mimba dalam etanol 70 % mempunyai potensi menghambat pertumbuhan semua mikroba uji yang digunakan.

Kata kunci : bioassay, antibakteri, Azadirachta indica

 

Penulis : DIAN RATIH L , Dr., M.Biomed., [PDF File] didownload : 95 x

Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Rimpang Dringo (Acorus calamus L.) terhadap Tukak Usus Tikus yang Diinduksi oleh Indometasin
Abstrak

                                Acorus calamus L. (dringo) telah digunakan sebagai obat anti tukak peptik tradisional. Oleh karena itu ingin diketahui pula apakah Acorus calamus L, mempunyai efek sebagai anti tukak usus. Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh pemberian ekstrak etanol rimpang dringo terhadap tukak usus yang diinduksi oleh indometasin. Pengamatan terhadap jumlah tukak setelah pemberian ekstrak etanol dringo membuktikan bahwa ekstrak etanol dringo dosis 20 mg/kg berat badan mempunyai efek anti tukak yang berbeda bermakna dibandingkan dengan kelompok  kontrol negatif.  Tidak demikian halnya dengan kelompok dringo 5 dan 10 mg/kg berat badan. Penurunan jumlah tukak ekstrak dringo 20 mg//kg berat badan adalah 67,6 %

Kata kunci : Acorus calamus L., dringo, anti tukak, ulkus peptikus, indometasin.

 

Penulis : DIAN RATIH L , Dr., M.Biomed., [PDF File] didownload : 84 x

Efek Hipoglikemi dan Proteksi Fungsi Pankreas Estrak Etanol Daun Sambiloto (Andrographis paniculata [Burm.f] Nees) pada Mencit (Mus musculus) Terinduksi Aloksan
Abstrak

Daun sambiloto (Andrographis paniculata [Burn.f] Nees) menurut pengalaman empiris dapat menurunkan kadar glukosa darah. Maka dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruhnya terhadap penurunan kadar glukosa darah. Dibuat 2 kelompok besar hewan coba A dan B. Kelompok A untuk melihat efek proteksi dan kelompok B untuk melihat efek hipoglikemi, masing-masing kelompok besar dibagi lagi menjadi 4 kelompok kecil yaitu : kelompok I kontrol negatif (CMC Na 1 %), kelompok II (70 mg/kg BB), kelompok III (140 mg/ kg BB), kelompok IV (280 mg/kg BB). Semua sediaan uji adalah ekstrak etanol daun sambiloto, sedangkan sebagai bahan induksi glikemi adalah aloksan i.p dengan dosis 250 mg/kg BB. Pada kelompok A aloksan diberikan sesudah pemberian ekstrak dan pada kelompok B aloksan diberikan sebelum pemberian ekstrak. Data yang didapat dianalisa dengan anova satu arah dengan tingkat kepercayaan 95%. Pemberian aloksan menyebabkan hiperglikemik namun hanya bertahan 4 sampai dengan 7 hari. Oleh sebab itu pada kelompok B ini ekstrak sambiloto diberikan hanya selama 3 hari setelah mencit hiperglikemik. Hasil menunjukkan ekstrak etanol sambiloto (Andrographis paniculata [Burn.f] Nees) tidak dapat menurunkan kadar glukosa darah pada mencit hiperglikemik tetapi mempunyai efek proteksi fungsi pankreas terhadap radikal aloksan dengan cara mencegah kenaikan kadar glukosa darah.

Kata kunci : Diabetes mellitus, Andrographis paniculata [Burn.f] Nees, aloksa, glukosa darah.

 

Penulis : DIAN RATIH L , Dr., M.Biomed., [PDF File] didownload : 79 x

Uji aktivitas imunomodulator ekstrak etanol buah mengkudu(Morindacitrifolia L.)
Abstrak

Buah mengkudu (Morinda citrifolia L) mengandung banyak senyawa kimia diantaranya xeronin, proxeronin dan terpenoid yang diharapkan dapat meningkatkan sistem imunitas ubuh. Telah dilakukan pengujian aktifitas imunomodulator dari ektrak etanol buah mengkudu terhadap respon imun humoral mencit. Dua puluh lima ekor mencit dibagi dalam lima grup, N (Normal tanpa imunisasi-tanpa perlakuan), IM (imnunisasi-tanpa perlakukan), DR, DM, DT (imunisasi-perlakuan dengan ektrak etanol buah mengkudu bertururt-tururt 3 mg/20g, 6 mg/20 g, 12 mg/20 g bobot badan mencit) . Mencit diimunisasi dengan protein SE (sekretorik) hasil isolasi dari Toxoplasma gondii strain RH. Pengukuran titer IgG pada serum diklakukan dengan enzyme -linked immunosorbent assay (ELISA). Hasil menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol buah mengkudu pada dosis tinggi memberikan respon imun yang tertinggi dan berbeda secara bermakna dibanding kelompok lainnya.

Kata kunci : Buah mengkudu, imunomodulator, ELISA, imunoglobulin G.

 

Penulis : DIAN RATIH L , Dr., M.Biomed., [PDF File] didownload : 70 x

Bioaktivitas Ekstrak Kasar Aseton, Fraksi dan Subfraksinya dari Ulva fasciata terhadap Sel Lestari Tumor HeLa
Abstrak

Telah dilakukan pengujian bioaktivitas ekstrak kasar aseton, fraksi dan subfraksinya dari Ulva fasciata erhadap sel lestari tumor HeLa. U.fasciata dimaserasi dalam aseton lalu ekstrak disaring dan pelarut dievaporasi. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak kasar aseton U.fasciata mengandung golongan senyawa flavonoid, steroid dan saponin. Ekstrak kasar tersebut memiliki aktivitas antioksidan (IC50 = 411,81 µg/mL) lebih rendah dibandingkan vitamin C sebagai kontrol (IC50 = 5,01 µg/mL). Ekstrak kasar aseton dipartisi menggunakan heksan, etil asetat dan metanol-air. Hasil uji sitotoksisitas terhadap  Artemia salina menunjukkan nilai LC50 dari ekstrak kasar aseton, fraksi heksan, fraksi etil asetat dan fraksi metanol-air masing-masing sebesar 103,86; 128,03; 63,07; dan 406,05µg/mL. Hasil uji sitotoksisitas terhadap sel lestari tumor HeLa menunjukkan nilai IC50 dari ekstrak kasar aseton, fraksi heksan, fraksi etil-asetat dan fraksi metanol-air masing-masing sebesar 62,86 ; 43,56 ; 18,85 dan 37,56 µg/mL. Fraksi etil asetat yang memiliki sitotoksisitas tertinggi kemudian difraksinasi melalui kolom kromatografi Sepra C-18 dengan elusi gradien polaritas menghasilkan 6 subfraksi. Hasil uji sitotoksisitas masing-masing subfraksi terhadap sel lestari tumor HeLa pada konsentrasi 19 µg/mL menunjukkan nilai inhibisi : subfraksi-1 negatif (non-aktif); subfraksi-2 > 100% (sitotoksik); subfraksi-3 > 100% (sitotoksik); subfraksi-4 > 100% (sitotoksik); subfraksi-5 < 50% (non-aktif); dan subfraksi-6 = 100% (sitostatik).

Keyword: aktivitas antitumor, ekstrak aseton, Ulva fasciata, sel tumor HeLa

Penulis : DIAN RATIH L , Dr., M.Biomed., [PDF File] didownload : 83 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 Next >>