Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

Penetapan Kadar β-karoten dalam Buah Paprika Merah, Kuning dan Hijau (Capsicum annuum var.annuum L.) secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi
Abstrak

Perubahan gaya hidup masyarakat yang cenderung tidak sehat menyebabkan di dalam tubuh banyak terkandung radikal bebas yang dapat mengakibatkan berbagai penyakit terutama penyakit degenerative. Untuk melindungi tubuh dari serangan radikal bebas tersebut, maka tubuh memerlukan antioksidan seperti  β-karoten. Salah satu sayur yang mengandung  β-karoten adalah paprika, yang dibedakan atas paprika merah, paprika kuning dan paprika hijau. Berdasarkan warnanya, maka kandungan  β-karoten yang terdapat dalam paprika juga berbeda-beda. Untuk mengetahui kandungan β-karoten dalam paprika, pada penelitian paprika diekstraksi terlebih dahulu dengan petroleum eter selanjutnya ditetapkan kadarnya secara kromatografi cair kinerja tinggi menggunakan kolom C18 dan fase gerak kloroform-tetrahidrofuran-metanol (70:25:5) dengan laju alir 1 mL/menit pada panjang gelombang 450 nm. Kandungan β-karoten dalam paprika merah, kuning dan hijau berturut-turut adalah 264,34 bpj; 15,95 bpj dan 0,50 bpj; dan memberikan ketelitian dengan nilai koefisien variasi < 2% yaitu paprika merah 0,0045%, paprika kuning 0,9614% dan paprika hijau 0,8154%; dengan batas deteksi dan batas kuantitasi dari β-karoten adalah 0,0259 bpj dan 0,0864 bpj. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini dapat digunakan untuk penetapan kadar β-karoten dalam paprika.

Kata Kunci : β-karoten, paprika, penetapan kadar,kromatografi cair kinerja tinggi

Penulis : YUNAHARA FARIDA , Dr [PDF File] didownload : 88 x

Hukum Sebagai Alat Transformasi Sosial; Suatu Pendekatan Reformasi Birokrasi
Abstrak

Abstract

 

There are two main types of distinct approaches to bureaucracy: the organizational framework and the public choice approach. Bureaucracy can produce an effective and efficient government when it is conducted correctly and openly. On the other hand, a complicated and problem-laden bureaucracy becomes an obstacle to development and public service. Bureaucracy reformation is inseparable from national reformation which started in 1998. In reality, bureaucracy reformation so far has only happened partially. People still feel that they do not experience any real transformation. The transformation is still on terms of instruments such as changes in government infrastructure. Viewed from organizational structure, there is no fundamental transformation in bureaucracy culture even though the definition of bureaucracy transformation is fundamental transformation to improve the government system and implementation. The fundamental impediments faced by bureaucracy reformation are mind-set and cultural-set transformation related to attitude, habits, and ingrained values in the bureaucrats. Law as a social transportation means may be an approach to a comprehensive bureaucracy. This approach which raises law-awareness through knowledge, understanding, setting up, expectation about law is an effective way to implement bureaucracy reformation.

 

 

Keywords : bureaucracy reformation, bureaucracy culture, law awareness, social transformation.

Penulis : EDIE TOET HENDRATNO , Prof. Dr. S.H., M.Si [PDF File] didownload : 63 x

Uji Aktivitas Biologi secara BSLT dan Uji Sitotoksik dengan Metode MTT dari Ekstrak n-heksana dan Ekstrak Metanol Daun Keladi Tikus (Typhonium divaricatum (L) Decne)
Abstrak

Tanaman keladi tikus (Typhonium divaricatum (L) Decne), familia Araceae. Merupakan jenis tanaman liar yang belum banyak dikenal oleh masyarakat. Beberapa hasil penelitian menyebutkan bahwa ekstraknya telah dibuktikan dapat menyembuhkan beberapa kasus penyakit antara lain kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak n-heksana dan metanol dari daun keladi tikus mempunyai aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker payudara T-47D. Penelitian yang dilakukan meliputi penapisan fitokimia, uji aktivitas biologi secara Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dan uji aktivitas sitotoksik dengan metode MTT. Hasil penapisan fitokimia terhadap serbuk dan ekstrak daun menunjukkan adanya flavonoid dan steroid/triterpenoid. Hasil penelitian uji aktivitas biologi secara BSLT menunjukkan bahwa ekstrak metanol yang paling aktif dengan nilai IC50 = 32,91 g/mL sedangkan n-heksana =126,21 g/mL. Hasil uji aktivitas sitotoksik secara MTT, ekstrak n-heksana memiliki aktivitas terhadap sel kanker payudara T-47D yang lebih tinggi dibandingkan ekstrak metanol.dengan nilai IC50 = 32,50 g/mL dan ekstrak metanol = 345,40 g/mL. Apabila dibandingkan dengan cisplatin (IC50 3,07 g/mL) maka aktivitas sitotoksik cisplatin terhadap sel kanker payudara T-47 D masih jauh lebih tinggi.

 

Kata kunci: Keladi tikus, Typhonium divaricatum (L) Decne), BSLT, sel kanker payudara

                     T-47 D, MTT

Penulis : YUNAHARA FARIDA , Dr [PDF File] didownload : 68 x

PENAPISAN FITOKIMIADAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK n-HEKSANA DAN METANOL DAUN KELADI TIKUS (Typhonium divaricatum (L) Decne)
Abstrak

Penggunaan obat tradisional oleh masyarakat terus meningkat, meskipun pengobatan modern saat ini sudah sangat maju. Banyak kalangan medis menganjurkan untuk menggunakan pengobatan dari ramuan tradisional. Oleh karena itu saat ini perkembangan penelitian tanaman obat sangat pesat. Salah satu tanaman menarik untuk diteliti adalah keladi tikus (Typhonium divaricatum L. Decne), merupakan tumbuhan liar yang banyak dikonsumsi oleh para penderita kanker. Salah satu penyebab kanker adalah radikal bebas, yaitu atom atau molekul yang mengandung elektron tidak berpasangan pada kulit terluarnya. Sifat antikanker dari keladi tikus diduga karena tanaman ini memiliki aktivitas antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak daun keladi mempunyai aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH. Penelitian yang dilakukan meliputi penapisan fitokimia, dan uji aktivitas antioksidan dari ekstrak daun keladi tikus (Typhonium divaricatum (L.) Decne) menggunakan pelarut n-heksana dan metanol dan Vitamin C sebagai kontrol positif. Hasil penapisan fitokimia terhadap serbuk dan ekstrak daun menunjukkan adanya flavonoid, saponin dan steroid/triterpenoid. Hasil uji aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman bebas radikal bebas DPPH menunjukkan yang paling aktif adalah pada ekstrak metanol dengan IC50 sebesar 56.63 mg/mL  sedangkan IC50 dari n-heksana sebesar 128,79 mg/mL. Apabila dibandingkan dengan Vit.C (IC50 7,89 mg/mL) maka aktivitas antioksidan dari vitamin C masih jauh lebih tinggi.

 

Kata kunci: Keladi tikus, Typhonium divaricatum (L) Decne), DPPH

Penulis : YUNAHARA FARIDA , Dr [PDF File] didownload : 69 x

Flavonoid Glycoside from the Ethyl Acetate Extract of Keladi Tikus Typhonium Flagelliforme (Lodd) Blume Leaves
Abstrak

A flavonoid glycoside has been isolated from keladi tikus (Typhonium flagelliforme (Lodd) Blume) leaves. Keladi tikus is a plant traditionally uses as anticancer. The ethyl acetate extract was isolated using Vacuum Liquid Chromatography, then fractionated with column chromatography and identified by UV-VIS, FTIR, LCMS-MS and 1H-NMR, 13C-NMR, 2D-NMR (HMQC, HMBC, DEPT and COSY). The result from the isolation of the ethyl acetate fraction T. flagelliforme (Lodd) Blume obtained 6-glucosyl apigenine namely isovitexin. Isovitexin has antioxidant activity (DPPH free radical scavenging) with IC50 34.39 µg/mL and cytotoxic activity using BSLT (LC50 15.84 µg/mL)    .  

 

Keywords :  Flavonoid glycoside, ethyl acetate, Typhonium flagelliforme, 

Penulis : YUNAHARA FARIDA , Dr [PDF File] didownload : 62 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 Next >>