Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

Determination of Total Tannin by Colorimetry Method in ”Jati belanda” (Guazuma ulmifolia Lamk) leaf
Abstrak

Objectives:  ”Jati belanda” (Guazuma ulmifolia Lamk) leaf were usually using  in traditional medicine in Indonesia for reduce body fat. The main secondary metabollite from that plants were tannin. So tannin can use as marker compound in standardization of phytopharmaca.

Methods: Determination of total tannins in  ”jati belanda” (Guazuma ulmifolia Lamk) leaves by colorimetric method using reagent 1,10- phenanthroline has been done. The determination is based on  reduction reaction of iron (III) to iron (II) by tannin, and then the iron (II) reacts with 1,10-phenanthroline to form an orange red colored complex.

Results: The result showed total tannin and “jati belanda” leaves were 0.069 ± 0.001%w/w. Validation parameter were correlation coefficient (r) = 0.9987, limit of detection (LOD) = 0.318 µg/mL, limit of quantitation (LOQ) = 1.059 µg/mL, % coefficient variation(% CV) were 1.23%, and percent recovery were 90.51±1.11%.

 

Keyword: tannin determination, Guazuma ulmifolia Lamk, colorimetric, 1,10-phenanthroline.

 

Penulis : YESI DESMIATY, S.Si, M.Si, Apt [PDF File] didownload : 55 x

Penetapan Kadar Eugenol dalam Minyak Atsiri dari Daun Sirih Merah (Piper cf fragile Benth.) dan Sirih Hijau (Piper betle L.) secara Kromatografi Gas
Abstrak

dapat diupload pada http://dosen.univpancasila.ac.id/dosenfile/2087211008136154877022February2013.pdf

Abstrak
Daun sirih merah (Piper cf fragile Benth.) dan sirih hijau (Piper betle L.) biasa digunakan masyarakat untuk perawatan tubuh maupun untuk mengobati berbagai penyakit karena kandungan minyak atsirinya. Eugenol merupakan salah satu komponen dalam minyak atsiri daun sirih. Untuk mengetahui kandungan eugenol dalam minyak atsiri dari daun sirih merah dan sirih hijau perlu dilakukan penetapan kadar. Dalam penelitian ini minyak atsiri diisolasi dengan destilasi uap dan air, kemudian eugenol ditetapkan kadarnya secara kromatografi gas menggunakan pelarut aseton, fase diam fenil polisifenilsiloksan, dengan detektor FID. Rendemen minyak atsiri yang diperoleh dari daun sirih merah dan sirih hijau adalah 0,035% dan 0,27%, dengan kadar eugenol masing-masing sebesar 10,11% dan 3,72%. Terdapat perbedaan kadar eugenol yang nyata dalam minyak atsiri dari daun sirih merah dan sirih hijau dengan dengan thitung sebesar 183,2149 lebih besar dari ttabel (2,306).
.
Kata kunci: Piper cf fragile Benth., Piper betle L., minyak atsiri, eugenol,
kromatografi gas

Penulis : YESI DESMIATY, S.Si, M.Si, Apt [PDF File] didownload : 87 x

Formulasi Sediaan Losion Antioksidan Ekstrak Air Daun Teh Hijau
Abstrak

dapat diunduh pada http://mot.farmasi.ugm.ac.id/artikel-103-formulation-of-antioxidant-lotion-containing-water-extract-of-green-tea-leaf-camellia-sinensis-l.html

ABSTRACT

The research about lotion dosage formulation that contain green tea leaf water extract with concentration 0.0002%, 0.002%, 0,02%, and 8.6% had been done. The basic of the EC50 value. Was calculated from linierity regression equation between tested solution concentration and scavenging percent. The lotion formulation began with lotion base orientation included organoleptic, homogeinity, pH, and viscosity. It showed that lotion base with glyceryl monostearate 5.5% have the best pH stability, viscosity, and consistency. Evaluation of lotion dosage include physical evaluation (organoleptic, homogeinity, viscosity and stability) and chemical evalution (pH and the stability of lotion antioxidant activity. Antioxidant activity stability evaluation of lotion with 1,1-diphenyl-2-picrylhidrazyl solution using spectrophotometri UV-Visible showed, that formula which contain 0.02% and 8.6% green tea leaf water extract gave the best radical scavenging activity and stable during storage.
Key words : extract, lotion, antioxidant
Penulis : YESI DESMIATY, S.Si, M.Si, Apt [PDF File] didownload : 79 x

The Effect of Rambutan Seed (Nephelium lappaceum L.) Infusion on Blood Glucose and Pancreas Histology of Mice Induced with Alloxan
Abstrak

Rambutan (Nephelium lappaceum L.) is a plant which can be used to treat various diseases, including diabetes mellitus. This research was conducted to investigate the effect of rambutan seed infusion on the mice blood glucose levels and body weight. In this research, 30 mice (Mus musculus) were divided into 6 groups, each group consists of 5 mice. The 6 groups consists of a normal control group (distilled water), negative control group (alloxan tetrahydrate 250 mg/kg bw + distilled water), three experimental groups (induced with alloxan 250 mg/kg bw) were given rambutan seed infusion of 1.56 gram/kg bw, 2.34 gram/kg bw and 3.12 gram/kg bw and a positive control group (alloxan tetrahydrate 250 mg/kg bw + treated with glibenclamide 0.65 mg/kg bw). After given treatment for 16 days, it was observed that high dose of rambutan seed infusion has significant effects in reducing the blood glucose and body weight of mice. Histology of the pancreas were checked and the ammount of live pancreatic beta cells found in high dose of rambutan seed infusion were almost the same as the positive control group. It can be concluded that the effect of high dose of rambutan seed infusion (3.12 gram/kg bw) was not significantly different from glibenclamide (0,65 mg/kg bw).


Key words: losartan, chitosan, nanoparticle, factorial design.

Penulis : SESILIA ANDRIANI K, MSI., APT. [PDF File] didownload : 95 x

Evaluasi Hasil Edukasi Farmasis Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rumah Sakit Dr. Sardjito Yogyakarta
Abstrak

Diabetes melitus (DM) merupakan kelainan metabolik akibat defek pada sekresi insulin, aksi insulin, atau keduanya. Jumlah penderita DM akan meningkat apabila tidak disusun strategi pencegahan dan pengontrolan DM secara tepat. Edukasi terbukti penting dalam meningkatkan pengetahuan, kepatuhan, dan kontrol glikemik pada pasien DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil edukasi farmasis terhadap tingkat pengetahuan, tingkat kepatuhan pengobatan dan diet, serta terhadap nilai A1C pasien DM tipe 2 di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan menggunakan rancangan Non-randomized Concurrent Control Trial secara prospektif. Banyaknya subyek yang direkrut didasarkan atas waktu yaitu selama tiga bulan dan subyek diambil dengan metode consecutive sampling. Dua kelompok penelitian yaitu kelompok intervensi yang mendapatkan edukasi selama 3 bulan dan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan edukasi. Data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif menggunakan uji t independen dan berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien kelompok kontrol dengan sendirinya mengalami kenaikan pada tingkat pengetahuan dan kepatuhan. Selain itu pasien kelompok tersebut juga mengalami penurunan nilai A1C, namun penurunan tersebut tidak sebesar pasien pada kelompok intervensi. Kepatuhan pasien terhadap diet tidak mengalami perbaikan baik pada kelompok kontrol maupun intervensi. Dapat disimpulkan bahwa edukasi farmasis dapat meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pengobatan, serta menurunkan nilai A1C pasien DM tipe 2.
Kata kunci: edukasi farmasis, pengetahuan, kepatuhan, DM tipe-2.

Penulis : SESILIA ANDRIANI K, MSI., APT. [PDF File] didownload : 96 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 Next >>