Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

Public Perception of Visual Quality of Cut Mutia Mosque Park As Publik Space In Jakarta
Abstrak

Abstract

Cut Mutia Park is a city park which is an integral part and attached to the main courtyard of the mosque cut mutia. This park is a green open space that serves as a public space and generate the aesthetics of the city. There are seven critical elements that need to be studied to determine the public's perception of the park. Knowledgeable public perception of these elements, useful for city authorities in the development of city parks for future. The result showed only two elements from seven element studied which gain positive value, whereas all elements are associated with the comfort of the garden, that is aspects of cleanliness and coolness. Other elements such as comfortability, freshness, harmony, beauty, and interesting for people gets negative value. On the average, the seven elements just scored -0.24, in the range of scale -2 as very bad and +2 as excellent. Low perception value from respondents indicated that Cut Mutia Park need better design such that it can give added value to the mosque and the environment surrounding. Considering the role of Islamic gardens as one of the elements giving comfort of worship, meaning it should be structured better, in order to support the comfort of worship at Masjid Cut Mutia, and strengthening the mosque existence as the central point of region.

Keywords: Mosque garden, cut mutia park, city park.

Penulis : AGUS SURYA SADANA W , M.T. [PDF File] didownload : 41 x

Kualitas Jalur Sirkulasi Bagi Pejalan Kaki Di Jabodetabek
Abstrak

Abstrak

Jalur pejalan berperan penting dalam kehidupan masyarakat perkotaan, karena memudahkan mobilitas warga, menghubungkan antar tempat, serta menghubungkan tempat dengan sarana transportasi umum. Berdasarkan hasil penelitian yang melibatkan 3 (tiga) aspek: (1) fisik, (2) aktivitas, dan (3) walkability pada jalur pejalan kaki di area-area: (1) perkantoran, (2) perdagangan, (3) area transit, dan (4) permukiman, dapat diketahui bahwa jalur pejalan kaki dengan sifat kegiatan berjalan kaki yang hampir sama dinilai hampir sama oleh responden. Sebaliknya jalur pejalan kaki dengan sifat kegiatan berjalan kaki yang berbeda juga dinilai berbeda oleh responden. Minimnya fasilitas pada jalur pejalan kaki di area permukiman dan area perkantoran cenderung lebih dapat ditoleransi oleh responden dibandingkan dengan yang berada di area transit dan area perdagangan. terkesan bahwa responden menuntut fasilitas dan kelengkapan yang lebih baik. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat sebagai salah satu acuan dalam merancang desain sistem sirkulasi kawasan yang lebih mendekati kebutuhan wargakota.

Kata-kunci :jalur pedestrian, sirkulasikawasan, trotoar

Penulis : AGUS SURYA SADANA W , M.T. [PDF File] didownload : 36 x

Peran Citra Visual terhadap Daya Tarik Kawasan Wisata Malioboro
Abstrak

Abstrak


Malioboro adalah koridor kota yang sekaligus menjadi kawasan wisata. Citra kawasan wisata dapat
terbentuk oleh aspek-aspek eksistensi dan karakteristik lingkungan, ekspresi budaya, dan artefak
yang terlihat oleh pengunjung. Secara visual, aspek-aspek tersebut akan dipersepsikan dan
mempengaruhi gambaran mental yang dirasakan oleh pengamat. Diketahuinya kinerja ketiga aspek
tersebut dapat dimanfaatkan dalam rangka mengembangkan koridor malioboro sebagai kawasan
wisata. Selanjutnya gambaran mental tersebut akan mempengaruhi citra yang dihasilkan oleh
koridor malioboro sebagai kawasan wisata. Pengumpulan data menggunakan metode diferensial
semantik dan membandingkan prioritas objek yang lebih disukai dipergunakan untuk menggali
pendapat responden. Hasilnya menunjukkan bahwa aspek ekspresi budaya dan artefak yang
cenderung mengarah kepada aktivitas, kebidupan, dan kekayaan budaya merupakan aspek yang
memiliki peran lebih utama dalam pembentukan citra kawasan wisata. Adapun karakteristik
lingkungan lebih kecil perannya. Selain itu, dapat diketahui bahwa wisatawan kurang menyukai
objek yang pada dengan kerumunan manusia.


Kata-kunci : koridor, kota, persepsi, visual, wisata

Penulis : AGUS SURYA SADANA W , M.T. [PDF File] didownload : 42 x

Perancangan dan Pembuatan Roll Plat
Abstrak
Penulis : EKO PRASETYO, ST.,M.T. [PDF File] didownload : 33 x

Fluid Flow Analysis of Mikro Gas Turbine using Computational Fluid Dynamics (CFD)
Abstrak

 

The needs of micro-scale power plant for small and middle residential or industry are beginning to increase, especially for continuous power generation in remote area, emergency standby and peak shaving. There are several types of micro-scale power plant commonly used, such as micro-steam turbine, micro-hydro turbine, micro-gas turbine (MGT), etc. Among those micro-scale power plant, MGT has the highest performance. Therefore, it is a promising technology to develop. In MGT, an automotive turbocharger could be used as the gas generator or and the turbine because it has a compact structure, light weight and commercially available.

 

In order to design a micro-gas turbine, it is necessary to find the optimum design of compressors such as the outlet compressor diameter, the combustion chamber and turbine. This paper describes the analysis of fluid flow in a micro-gas turbine that used an automotive turbocharger as the compressor and the turbine of MGT to generate electric power by using Liquefied Petroleum Gas (LPG). Three models with different diameter of compressor outlet were developed and analyzed. The analysis shows that the compressor outlet diameter of 30 mm has a better velocity distribution, higher Mach number and higher turbulent intensity among other models. The combustion chamber and the turbine also analyzed by using Computational Fluid Dynamics (CFD). The combustion chamber analysis indicates that the combustion of C3H8 and the air were mixed perfectly with maximum chamber temperature of 905.56 K. Meanwhile the turbine analysis indicates that the turbine rotated with a speed of 4087.96 m/s.

 

 

 

© 2017 Published by IRSTC Limited.

Key-word: - Micro Gas Turbine (MGT), CFD, Turbocharger, LPG 

    

Penulis : EKO PRASETYO, ST.,M.T. [PDF File] didownload : 36 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 Next >>