Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013
2013-05-08 08:50:53
Hasil penelitian wajib disertai sosialisasi

Publikasi Penelitian Dosen

Farmakoterapi Sistim Kardiovaskuler dan Renal
Abstrak

Kardiovaskular merupakan sistem yang bertanggung jawab mengedarkan oksigen dan nutrisi dalam darah ke paru-paru serta seluruh anggota tubuh lain. Kardiovaskular memiliki dua organ utama, yaitu jantung dan pembuluh darah. Sementara ginjal atau renal merupakan organ yang terkait langsung dengan sistem kardiovaskular. Sama seperti sistem organ lainnya, sistem kardiovaskular pun dapat mengalami berbagai masalah atau gangguan.

Farmakoterapi merupakan salah satu pilihan terapi yang terbukti efektif mengatasi masalah kardiovaskular. Oleh karena itu, penerapan farmakoterapi yang tepat dapat meningkatkan angka kesembuhan, mengurangi angka kekambuhan, serta dapat mencegah efek samping akibat obat-obat kardiovaskular dan renal.

Penulis : SYAMSUDDIN , Prof. Dr. M.Biomed. [PDF File] didownload : 60 x

Farmakoterapi Gangguan Saluran Pernafasan
Abstrak

Saluran pernapasan adalah jalur masuk udara ke dalam tubuh. Oleh karena merupakan salah satu gerbang utama yang terhubung dengan “luar” tubuh, saluran pernapasan cukup rentan mengalami masalah, terutama pada orang yang imunitasnya menurun. Setiap bagian dari saluran pernapasan memiliki karakteristik yang khas dan berbeda dibandingkan sistem organ lain. Masalah yang timbul pada tiap bagian organ dari saluran pernapasan ini masing-masing membutuhkan pengobatan yang berbeda sesuai dengan kekhasannya, selain itu penyebab masalah juga beragam, mulai dari virus, bakteri, maupun reaksi alergi atau imunitas.

Buku Ajar Farmakoterapi Gangguan Saluran Pernapasan merupakan buku ajar dalam materi kuliah farmakoterapi bagi mahasiswa farmasi dan mahasiswa kesehatan lain. Buku ajar ini dibuat sesuai dengan materi farmakoterapi di Fakultas Farmasi dengan tetap mengacu pada silabus. Buku ini menyajikan pembahasan mengenai saluran pernapasan dan gangguannya secara umum, kemudian membahas secara spesifik mengenai farmakoterapi gangguan-gangguan pernapasan tersebut.

Penulis : SYAMSUDDIN , Prof. Dr. M.Biomed. [PDF File] didownload : 36 x

Hematological parameter of transfusion-dependent and non transfused thalassemia patients in Jakarta
Abstrak

A study on thalassemia intermedia and major patients in Jakarta was initiated to obtain comprehensive picture of metacbolic dysfunction, iron overload, oxidative stress, and cell damage. A set of data from a group of 5 regularly transfused (at least 30 transfusions in 12 to 25 years) and non-chelated patient (T) and another group of 5 patients who had not yet obtained transfusions (O) can be presented. The 5 control (C) were voluntary students without diagnosis or clinical signs of thalassemia in the same range of age (20-30 years) as the patients (T), the age range of group O was from 7 to 14 years. The study was approved by the Ethical Clearance Board of the Medical Faculty and all blood samples from controls and patients were obtained on fully informed consent. Erythrocytes were 4.57 (C), 3.32 (T), and 2.27x106/µl (O); HCT 39.6% (C), 25.6% (T), and 21.5% (O); hemoglobin (Hb) 13.5g/dl=8.5mM (C), 8.5g/dl=5.3mM (T), and 4.0g/dl=2.5mM (O). Platelets [109/l] were increased in patients 401 (T) and 477 (O) as compared to controls = 244 (C). Leukocytes [109/l]were 6.2 (C) 27.7 (T), and 8.5 (O), with 32% (C), 60.4% (T), 40.5% (O) lymphocytes; 6% (C), 4.8% (T), 8.3% (O) monocytes, and 61.8%  (C), 33.2% (T), and 50.8% (O) segmented neutrophils. Total serum proteins differed between transfused and non-transfused patients, (C) 7.7, (T) 8.2, (O), 6.8 [g/dl]; albumin did not differ significantly, (C) 5.0, (T) 4.5, (O) 4.3 g/dl and globulin was highest in transfused patients (C) 2.8, (T) 3.8, (O) 2.5g/dl. Liver enzymes were tremendously increased in the serum of transfused patient SGOT 42.4 IU/l (C), 116.6 IU/l (T); 57.5 IU/l (O); SGPT 34.2 IU/l (C), 98.8 IU/l (T), 53.2 IU/l (O); γGT 17.0 IU/l (C), 61.2 IU/l (T), and 26,0 IU/I (O). Triglycerides were two-fold in transfused and three-fold in non-transfused patients (C) 72mg/dl, (T) 141mg/dl, (O) 232mg/dl. Total cholesterol was particularly lower in transfused patients (C) 188 mg/dl, (T) 142mg/dl, and (O) 179mg/dl, mainly due to strongly decreased HDL cholesterol in these patients (C) 71mg/dl, (T) 20mg/dl, (O) 38mg/dl, whereas LDL cholesterol did not differ significantly (C) 103mg/dl, (T) 90mg/dl, and (O) 96mg/dl. Thus the LDL/HDL ratios differed significantly between all groups (C) 1.45, (T) 4.5 and (O) 2.5. Serum iron (SI) was about two-fold in transfused patients (C) 103 µg/dl, (T) 194µg/dl, (O) 82µg/dl and ferritin hundred-fold vs. controls: (C)78.9ng/ml, (T) 7573 ng/ml, (O) 268mg/ml; TIBC 339µg/dl (C),244µg/dl (T), 270µg/dl (O). Direct bilirubin was (C) 0.16mg/dl, (T) 0.34 mg/dl), (O) 0.52 mg/dl, and total bilirubin (C) 0.64mg/dl, 1.37 mg/dl, and (O) 1.25 mg/dl. While standard deviations (SD) were generally very small in controls most values varied strongly in patients. In summary, these result demonstrate hematological differences not only between controls and thalassemic patients, but also between non-transfused and transfused groups and severe dysfunction in the latter.

Penulis : DIAN RATIH L , Dr., M.Biomed., [PDF File] didownload : 38 x

Uji Efek Antibakteri Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta indica A Juss) Terhadap Bakteri.
Abstrak

Telah dilakukan penelitian mengenai efek beberapa ekstrak daun Mimba (ekstrak etanol, metanol, dan petroleum eter) terhadap bakteri, sebagai pambanding juga digunakan mikroba uji Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Streptococcus epidermidis. Uji dilakukan secara bioassay dengan metode diffusi agar, menggunakan paper disc. Hasil uji efek antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak daun mimba dalam etanol 70 % mempunyai potensi menghambat pertumbuhan semua mikroba uji yang digunakan.

Kata kunci : bioassay, antibakteri, Azadirachta indica

 

Penulis : DIAN RATIH L , Dr., M.Biomed., [PDF File] didownload : 94 x

Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Rimpang Dringo (Acorus calamus L.) terhadap Tukak Usus Tikus yang Diinduksi oleh Indometasin
Abstrak

                                Acorus calamus L. (dringo) telah digunakan sebagai obat anti tukak peptik tradisional. Oleh karena itu ingin diketahui pula apakah Acorus calamus L, mempunyai efek sebagai anti tukak usus. Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh pemberian ekstrak etanol rimpang dringo terhadap tukak usus yang diinduksi oleh indometasin. Pengamatan terhadap jumlah tukak setelah pemberian ekstrak etanol dringo membuktikan bahwa ekstrak etanol dringo dosis 20 mg/kg berat badan mempunyai efek anti tukak yang berbeda bermakna dibandingkan dengan kelompok  kontrol negatif.  Tidak demikian halnya dengan kelompok dringo 5 dan 10 mg/kg berat badan. Penurunan jumlah tukak ekstrak dringo 20 mg//kg berat badan adalah 67,6 %

Kata kunci : Acorus calamus L., dringo, anti tukak, ulkus peptikus, indometasin.

 

Penulis : DIAN RATIH L , Dr., M.Biomed., [PDF File] didownload : 83 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 Next >>