Dosen Website
Universitas Pancasila
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Selamat Datang di Website Dosen

Website ini diperuntukkan untuk informasi Dosen di Universitas Pancasila. Bagi dosen yang belum tercantum dapat menghubungi PULAHTA Rektorat

Berita Dari Kami

2014-11-06 14:18:03
GHOSTSEC-TEAM WAS HERE
2013-05-08 08:51:40
Untag Telah Luluskan 35.000 Sarjana
2013-05-08 08:51:25
FKIP Untirta Gelar Gebyar Hardiknas 2013

Publikasi Penelitian Dosen

PERANCANGAN PENGENDALI PID PADA PRESSURE PROCESS RIG (38-714) BERBASIS MIKROKONTROLLER AVR ATMega8535
Abstrak

Pressure Process Rig (PPR) merupakan instrument yang digunakan untuk proses pengaturan presusure (tekanan) dan kecepatan aliran (flow) udara, pada proses pengendalian PPR Keberadaan pengendali pada tekanan dan kecepatan aliran udara memiliki nilai variable kendali dalam sebuah sistem proses yang memberikan kontribusi besar terhadap perilaku sistem. Tujuan dari penelitian ini akan dibahas perancangan pengendali PID digital berbasis mikrokontroller pada plant Pressure Process Rig 38-714, untuk mendapatkan respon sistem yang lebih baik dengan mengendalikan posisi bukaan aktuator yang berupa pressure control valve. Tuning parameter pengendali PID diperoleh dengan menggunakan grafik tuning PID controller yang dikembangkan oleh Ciancone dan Thomas E. Marlin.

 

Kata Kunci : Pressure Process Rig(38-714), PID,Mikrokontroller AVR ATMega8535.

 

Penulis : VECTOR ANGGIT PRATOMO , S.T, M.T [PDF File] didownload : 1 x

Determination of Fragments Size of pAcRP23 Plasmid Digested with Sal1
Abstrak
Penulis : MOORDIANI , S.F., M.Sc., Apt. [PDF File] didownload : 1 x

BAKTERI TANAH PENGHASIL SIKLODEKSTRIN GLIKOSILTRANSFERASE (CGTASE) DARI BEBERAPA LAHAN PERTANIAN DI BOGOR DAN SUMEDANG, JAWA BARAT, INDONESIA
Abstrak

Siklodekstrin glikosiltransferase (CGTase, EC No. 2.1.4.19) adalah enzim microbial yang mengkonversi pati menjadi siklodekstrin (CD). Karena sifatnya yang unik, CD banyak digunakan dalam beberapa industri, seperti farmasi, kimia, makanan dan kosmetik. CD juga dimanfaatkan dalam perlindungan lingkungan. Nilai komersial CD yang tinggi telah memotivasi banyak peneliti di seluruh dunia untuk menemukan mikroorganisme penghasil CGTase. Namun demikian, masih sedikit penelitian di Indonesia terkait hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi mikroorganisme penghasil CGTase dari sampel tanah yang diambil dari beberapa lahan pertanian di daerah Bogor dan Sumedang, Jawa Barat, Indonesia. Media agar Horikoshi digunakan sebagai media seleksi. Dari proses ini diperoleh 6 isolat bakteri penghasil CGTase. Isolat-isolat tersebut dinamai TB-A, TB-B, TB-C, TB-D, JS-1 dan JS-3. Isolat-isolat dikarakterisasi dengan beberapa teknik pewarnaan dan biokimia. HAsil menunjukkan bahwa seluruh isolat adalah bakteri Gram positif dan diperkirakan termasuk dalam Grup 19 atau 20 berdasarkan skema determinasi Bergey’s. Analisis indeks aktivitas enzim dan pengukuran unit aktivitas enzim menunjukkan dua isolat dengan aktivitas CGTase tertinggi, yaitu JS-1 dan JS-3, dengan nilai indeks aktivitas CGTase masing-masing sebesar 1,67 dan 2,00, serta unit aktivitas enzim masing-masing sebesar 0,022 dan 0,016 U/mL.

 

Kata kunci: siklodekstrin glikosiltransferase (CGTase), siklodekstrin (CD), bakteri tanah, aktivitas enzim

Penulis : MOORDIANI , S.F., M.Sc., Apt. [PDF File] didownload : 1 x

Vibrio sp. SS-1 sebagai penghasil enzim siklodekstrin glikosiltransferase (CGTase) yang diisolasi dari lahan persawahan di daerah Sumedang, Jawa Barat, Indonesia
Abstrak

Siklodekstrin Glikosiltransferase (CGTase, EC No. 2.1.4.19) merupakan enzim yang mengkonversi pati menjadi siklodekstrin (CD). CGTase dihasilkan secara ekstraseluler oleh beberapa bakteri dan archae, umumnya dari genus Bacillus. Banyak peneliti tertarik untuk mencari mikroba baru penghasil CGTase karena nilai komersial enzim ini yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari tingginya penggunaan CD oleh berbagai industri seperti kimia, farmasi, kosmetik, makanan dan pelestarian lingkungan. Pada penelitian ini, telah berhasil diisolasi bakteri penghasil CGTase dari tanah persawahan di daerah Sumedang, Jawa Barat, dengan menggunakan media Horikoshi agar sebagai media skrining. Karakterisasi isolat dilakukan dengan beberapa teknik pewarnaan dan uji-uji biokimia. Dari hasil karakterisasi, diketahui bahwa isolat merupakan bakteri Gram negatif berbentuk vibrio dan termasuk dalam anggota genus Vibrio berdasarkan determinasi Bergey’s. Bakteri tersebut dinamakan Vibrio sp. SS-1. CGTase kasar diisolasi dari supernatan kultur isolat berumur 48 jam dalam media Horikoshi cair yang kemudian dianalisis indeks dan unit aktivitasnya. Hasil analisis menunjukkan indeks aktivitas CGTase dari isolat SS-1 sebesar 1,50 dan unit aktivitasnya sebesar 0,005 U/ml.

 

 

Kata kunci: siklodekstrin glikosiltransferase (CGTase), siklodekstrin (CD), bakteri tanah, vibrio, aktivitas enzim.

Penulis : MOORDIANI , S.F., M.Sc., Apt. [PDF File] didownload : 1 x

Comparison of Antioxidant Activity in Raw, Steamed and Boiled Broccoli (Brassica oleracea L. Var botrytis L.) Using Free Radicals DPPH Reduction
Abstrak

 

Abstract

Comparisan of Antioxidant Activity in Raw, Steamed and Boiled Broccoli (Brassica oleracea L. Var botrytis L.) Using Free Radicals DPPH Reduction

 

 

Broccoli (Brassica Oleracea L. Var botrytis.) is one of vegetables consumed by Indonesian people after experiencing steaming and boiling process. Phytochemical screening has been conducted in raw, steamed and boiled methanolic extract of broccoli. The result showed that the sample contains flavonoids, coumarins and steroids. Flavonoid gives an indication the presence of an antioxidant activity in broccoli. The cooking process can affect the contents of antioxidant. The effect of cooking processes on antioxidant activity were determined by free radicals DPPH reduction in which vitamin C served as a positive control. The results showed that the IC50 of raw,steamed and boiled broccoli extract were 117, 155 and 206 µg/mL. The highest antioxidant activity was found in the raw broccoli, but it is lower than that of vitamin C (IC50 = 7,3 µg/mL).

Penulis : DIANA SERLAHWATY , Dra. M.Si, Apt [PDF File] didownload : 2 x

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 Next >>